Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) – Semangat literasi tumbuh dari siapa saja dan dapat hadir di tengah kesibukan menjalankan tugas sebagai pendidik. Hal tersebut tercermin dari langkah Alfi Rahmi, S.Pd., Guru Matematika MAN 2 Yogyakarta, yang terus meluangkan waktu untuk membaca dan memperkaya wawasan melalui koleksi Perpustakaan.
Pada Rabu
(30/09/2026) pukul 15.30 WIB, Alfi Rahmi meminjam buku Dalam Dekapan Ukhuwah
karya Salim A. Fillah di Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta. Peminjaman tersebut
dilayani oleh Pustakawan MAN 2 Yogyakarta, Nuryanti A. Md.
Alfi Rahmi
mengatakan bahwa membaca memberikan kesempatan untuk terus belajar sekaligus
menemukan perspektif baru di tengah aktivitas sebagai seorang pendidik.
Baginya, buku tidak hanya menjadi sumber pengetahuan, tetapi juga dapat
memberikan inspirasi dalam menjalani kehidupan dan membangun hubungan yang baik
dengan sesama.
“Buku memberikan
banyak ruang untuk belajar, tidak hanya tentang ilmu, tetapi juga tentang
bagaimana kita bersikap dan berinteraksi dengan orang lain. Semoga melalui
membaca, kita semakin terbuka wawasannya dan semakin baik dalam menjalani
kehidupan,” ungkap Alfi Rahmi.
Nuryanti A.Md.
menyambut baik kebiasaan Alfi Rahmi dalam memanfaatkan koleksi Perpustakaan.
Menurutnya, keterlibatan Guru dalam kegiatan literasi menjadi teladan positif
bagi peserta didik sekaligus memperkuat budaya membaca di lingkungan Madrasah.
“Kami sangat
mengapresiasi Guru yang aktif memanfaatkan koleksi Perpustakaan. Guru yang
terus membaca dan belajar memberikan contoh nyata kepada siswa bahwa literasi
merupakan bagian dari proses belajar sepanjang hayat,” ujar Nuryanti.
Aktivitas
peminjaman buku oleh Alfi Rahmi menjadi bagian dari geliat literasi di MAN 2
Yogyakarta. Perpustakaan terus mendorong seluruh warga Madrasah untuk
menjadikan membaca sebagai kebiasaan yang menyenangkan sekaligus bermakna.
Melalui langkah sederhana untuk memilih, meminjam, dan membaca buku, semangat literasi terus tumbuh di lingkungan MAN 2 Yogyakarta. Literasi pun tidak hanya menjadi gerakan bagi peserta didik, tetapi juga menjadi ruang bagi para Guru untuk terus bertumbuh, belajar, dan menginspirasi (nur)
Berikan Komentar