Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) — Semangat kepedulian dan kebersamaan lintas generasi kembali ditunjukkan oleh Ikatan Alumni MAN 2 Yogyakarta melalui aksi nyata yang menyentuh langsung kebutuhan santri boarding. Pada awal Januari 2026, Selasa (13/01/2026), Ketua Ikatan Alumni MAN 2 Yogyakarta, Dyah Estuti Tri Hartini, S.Pd, menyerahkan sumbangan kepada santri boarding MAN 2 Yogyakarta dengan suasana hangat dan penuh kekeluargaan.
Rasa
persaudaraan lintas generasi kembali menguat di lingkungan MAN 2 Yogyakarta.
Kepedulian nyata ditunjukkan oleh alumni angkatan 1985 bersama alumni angkatan
2024 yang menyalurkan donasi bagi adik-adik santri boarding yang terdampak
musibah kebakaran beberapa waktu lalu.
Melalui
koordinasi Ikatan Alumni MAN 2 Yogyakarta, alumni angkatan 85 menghimpun dan
menyerahkan donasi sebesar Rp3.700.000. Bantuan tersebut diwujudkan secara
langsung dalam bentuk pembelian kerudung dan buku paket untuk menggantikan
perlengkapan belajar santri boarding yang hangus terbakar akibat musibah.
Langkah ini menjadi wujud empati mendalam sekaligus kepedulian konkret agar
para santri dapat kembali menjalani aktivitas belajar dengan nyaman dan penuh
semangat.
Tidak
hanya itu, semangat berbagi juga datang dari alumni angkatan 2024 yang turut
menyisihkan donasi sebesar Rp200.000. Meski nominalnya sederhana, kontribusi
ini mencerminkan ketulusan dan rasa memiliki alumni muda terhadap almamater dan
adik-adik kelasnya. Kebersamaan lintas angkatan ini memperlihatkan bahwa nilai
solidaritas di MAN 2 Yogyakarta tumbuh dan terjaga dari generasi ke generasi.
Ketua
Ikatan Alumni MAN 2 Yogyakarta, Dyah Estuti Tri Hartini, S.Pd, menyampaikan
bahwa bantuan tersebut merupakan amanah alumni yang ingin hadir memberi
penguatan moral dan material bagi santri boarding. “Musibah bisa datang kapan
saja, tetapi kepedulian dan kebersamaan adalah kekuatan kita. Semoga bantuan
ini dapat meringankan beban adik-adik dan menguatkan semangat mereka untuk
bangkit,” ungkapnya.
Penyaluran
bantuan dilakukan dengan suasana hangat dan penuh empati. Santri boarding
menerima bantuan kerudung dan buku paket sebagai simbol kepedulian sekaligus
pesan bahwa mereka tidak sendiri menghadapi masa sulit. Kehadiran alumni
membawa vibe positif, menghadirkan harapan baru, serta menumbuhkan optimisme di
tengah proses pemulihan.
Pihak
MAN 2 Yogyakarta menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh
alumni yang telah berkontribusi. Dukungan alumni dinilai memiliki makna
strategis, tidak hanya membantu pemulihan pascakejadian, tetapi juga menguatkan
nilai karakter, gotong royong, dan kepedulian sosial bagi seluruh warga
madrasah.
Aksi
solidaritas ini menjadi bukti bahwa MAN 2 Yogyakarta adalah rumah besar, tempat
ikatan emosional tetap terjaga meski waktu dan generasi terus berganti.
Kepedulian alumni angkatan 85 dan 2024 diharapkan menjadi inspirasi bagi
angkatan lainnya untuk terus menebar kebaikan dan memperkuat budaya saling
menguatkan demi masa depan pendidikan yang lebih baik. (pusp)
Berikan Komentar