“Amira Vierly Fahmida dari kelas XG Kupas Misteri Novel Jepang Teka-Teki Rumah Aneh di Perpustakaan”

Amira Vierly Fahmida dari kelas XG meriview buku Teka Teki Rumah Aneh bersama Pustakawan MAN 2 Yogyakarta Nuryanti A.Md

Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) - Suasana Perpustakaan sekolah kembali dipenuhi antusiasme siswa dalam kegiatan literasi “Baca Balik, Cerita Balik” pada Selasa, 12 Mei 2026 pukul 15.00 WIB. Kegiatan ini mengajak siswa untuk membagikan pengalaman membaca mereka setelah mengembalikan buku di Perpustakaan.

Pada kesempatan tersebut, Amira Vierly Fahmida dari kelas XG tampil membawakan review buku Teka-Teki Rumah Aneh karya Uketsu. Buku ini adalah buku terjemahan dari Bahasa Jepang. Yang diterjemahkan oleh Eri Pramestinintyas, dan di terbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama. Dengan ekspresi yang penuh penghayatan dan suara yang membuat suasana semakin menegangkan, Amira berhasil membuat larut dalam misteri cerita.

Amira menceritakan tentang sebuah rumah tua yang tampak biasa dari luar, tetapi menyimpan banyak keanehan yang sulit dijelaskan. Setiap sudut rumah memiliki teka-teki misterius yang perlahan mengungkap rahasia gelap di baliknya. Semakin jauh cerita berjalan, semakin banyak kejadian aneh dan petunjuk menyeramkan yang membuat pembaca bertanya-tanya tentang siapa sebenarnya penghuni rumah tersebut dan rahasia apa yang selama ini disembunyikan.

Menurut Amira, buku ini sangat membuat penasaran karena alurnya penuh kejutan dan sulit ditebak. Setiap halaman menghadirkan rasa takut sekaligus rasa ingin tahu yang semakin besar. Bahkan, pembaca dibuat terus berpikir dan menebak-nebak akhir cerita hingga bagian terakhir.

Penyampaian Amira yang dramatis membuat suasana perpustakaan menjadi hening. Beberapa siswa tampak tegang dan penasaran mendengarkan setiap bagian cerita yang disampaikan. Cara Amira menjelaskan misteri di dalam buku membuat pendengar seolah ikut berada di dalam rumah aneh tersebut.

Pustakawan MAN 2 Yogyakarta, Nuryanti A.Md menambahkan bahwa review yang dibawakan Amira sangat menarik karena mampu membangun suasana menegangkan dan membuat teman-teman ingin segera membaca bukunya secara langsung. Menurutnya, kegiatan seperti ini membuat siswa lebih berani berbicara sekaligus menumbuhkan minat membaca.

Dari buku Teka-Teki Rumah Aneh, pelajaran yang dapat diambil adalah pentingnya berpikir kritis, teliti, dan tidak mudah percaya pada sesuatu sebelum mengetahui kebenarannya. Selain itu, keberanian menghadapi rasa takut dan rasa ingin tahu untuk mencari jawaban juga menjadi nilai penting dalam cerita tersebut.

Kegiatan literasi membaca seperti ini membuktikan bahwa membaca bukan hanya menambah wawasan, tetapi juga melatih imajinasi, keberanian berbicara, dan kemampuan memahami cerita secara mendalam. Melalui membaca dan berbagi cerita, siswa dapat menjadi lebih kreatif, percaya diri, dan gemar berliterasi. (nur)


Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
wa Chat via WhatsApp