Animo Tinggi, Kuota 30 Jalur Tahfidz Terpadu MAN 2 Yogyakarta Terpenuhi

Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta)  — Tingginya minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Yogyakarta kembali terlihat pada proses Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) Jalur Pendaftaran Tahfidz Terpadu (JPTT) Tahun Ajaran 2026/2027. Seluruh kuota 30 siswa jalur Tahfidz Terpadu resmi terpenuhi setelah para calon murid melaksanakan lapor diri pada Kamis (13/3/2026) di Ruang Broadcasting MAN 2 Yogyakarta.

Antusiasme pendaftar pada jalur ini tercatat cukup tinggi sehingga seleksi berlangsung ketat. Kondisi tersebut semakin menegaskan posisi MAN 2 Yogyakarta sebagai salah satu madrasah favorit dan pilihan utama masyarakat untuk melanjutkan pendidikan menengah berbasis akademik dan nilai-nilai keislaman.

Ketua Panitia PMBM MAN 2 Yogyakarta Harun Ikhwantoro, S.Pd., M.Pd. menyampaikan bahwa seluruh calon murid yang dinyatakan diterima melalui jalur Tahfidz Terpadu telah hadir dan menyelesaikan proses lapor diri sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

“Alhamdulillah, kuota 30 siswa jalur Tahfidz Terpadu telah terpenuhi melalui proses lapor diri hari ini. Tingginya jumlah pendaftar menunjukkan bahwa animo masyarakat sangat besar dan MAN 2 Yogyakarta semakin dipercaya sebagai tempat pendidikan yang mampu mengembangkan potensi akademik sekaligus kemampuan tahfidz Al-Qur’an,” ujar Harun.

Sebelumnya, hasil seleksi jalur Tahfidz Terpadu diumumkan pada Rabu (11/3/2026) melalui laman pmbm.jogjamadrasahdigital.net serta situs resmi madrasah man2yogyakarta.sch.id, dan juga dapat diakses melalui akun masing-masing calon siswa pada sistem pendaftaran.

Proses lapor diri dilaksanakan dengan alur yang tertib. Calon murid terlebih dahulu mengambil nomor antrean di depan ruang broadcasting sebelum dipanggil oleh panitia untuk menyerahkan berkas administrasi.

Adapun berkas yang harus diserahkan meliputi surat keterangan aktif dari sekolah asal, fotokopi sertifikat tahfidz, serta pas foto ukuran 4x6 berlatar merah sebanyak dua lembar. Setelah itu, calon murid mengisi pakta integritas dan biodata sebagai bagian dari administrasi penerimaan.

Salah satu calon murid yang melakukan lapor diri mengungkapkan rasa syukur karena dapat terpilih di tengah persaingan yang cukup ketat. Ia mengaku bangga dapat menjadi bagian dari MAN 2 Yogyakarta yang dikenal memiliki prestasi akademik maupun nonakademik yang membanggakan.

“Saya sangat bersyukur bisa diterima di MAN 2 Yogyakarta melalui jalur Tahfidz. Persaingannya cukup ketat karena banyak calon siswa yang mendaftar. Ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus menjaga hafalan Al-Qur’an dan belajar lebih sungguh-sungguh,” ungkapnya.

Kepala MAN 2 Yogyakarta Hartiningsih, S.Pd., M.Pd. menyampaikan harapannya agar para murid yang diterima melalui jalur Tahfidz Terpadu dapat terus mengembangkan hafalan Al-Qur’an sekaligus meraih prestasi akademik selama menempuh pendidikan di madrasah.

“Melalui jalur Tahfidz Terpadu ini, kami berharap lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kedekatan dengan Al-Qur’an, berakhlak mulia, serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Pelaksanaan kegiatan lapor diri ini juga didampingi oleh Penanggung Jawab Lapangan Leni, S.Si., M.Pd. yang memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, transparan, dan akuntabel.

Melalui jalur Tahfidz Terpadu, MAN 2 Yogyakarta berkomitmen menghadirkan lingkungan pendidikan yang mendukung lahirnya generasi Qur’ani yang unggul, berprestasi, serta siap menghadapi tantangan masa depan. (Pusp)


Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
wa Chat via WhatsApp