Yogyakarta, Senin (07/09/2026) — Sebuah kisah tentang pengorbanan dan kasih sayang keluarga menarik perhatian Anisah Kamila, siswa kelas XII B MAN 2 Yogyakarta. Melalui novel Dia Adalah Kakakku karya Tere Liye, Anisah menemukan cerita tentang perjuangan seorang kakak yang rela mengorbankan banyak hal demi masa depan adik-adiknya.
Kisah
tersebut dibagikan Anisah dalam kegiatan review buku melalui program “Baca,
Balik, Cerita!” yang berlangsung di Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta, Senin
(07/09/2026) pukul 12.30 WIB. Dalam kesempatan tersebut, Anisah menceritakan
isi buku bersama Pustakawan MAN 2 Yogyakarta, Nuryanti A. Md.
Dalam
novel tersebut, Anisah menemukan sosok seorang kakak yang berjuang keras agar
adik-adiknya tetap dapat bersekolah, meraih cita-cita, dan memiliki kehidupan
yang lebih baik. Berbagai pengorbanan dilakukan sang kakak dengan penuh
ketulusan, meskipun harus mengesampingkan kepentingan dan kebahagiaannya
sendiri.
Menurut
Anisah, kisah dalam novel tersebut menggambarkan besarnya kasih sayang dalam
sebuah keluarga. Perjuangan sang kakak menjadi bukti bahwa cinta tidak selalu
diwujudkan melalui kata-kata, tetapi juga melalui pengorbanan, kerja keras, dan
ketulusan.
“Saya
terkesan dengan perjuangan seorang kakak yang rela mengorbankan kebahagiaannya
demi adik-adiknya. Dari cerita ini saya belajar untuk menghargai keluarga dan
tidak mudah menyerah dalam menghadapi keadaan,” ungkap Anisah.
Dari
novel tersebut, Anisah memperoleh pesan moral tentang pentingnya menyayangi dan
menghargai keluarga, terutama orang-orang yang telah berkorban demi masa depan
kita. Kisah tersebut juga mengajarkan tentang keteguhan hati, tanggung jawab, kerja
keras, serta keikhlasan dalam membantu orang lain.
Pustakawan
MAN 2 Yogyakarta, Nuryanti A. Md., mengapresiasi pilihan bacaan dan cerita yang
disampaikan Anisah. Menurutnya, kegiatan review buku tidak hanya melatih
kemampuan siswa dalam memahami isi bacaan, tetapi juga membantu mereka
menemukan nilai-nilai kehidupan dari buku yang dibaca.
“Cerita
yang disampaikan Anisah menunjukkan bahwa sebuah buku dapat menjadi ruang untuk
belajar memahami arti keluarga, pengorbanan, dan tanggung jawab. Melalui
program ‘Baca, Balik, Cerita!’, kami ingin siswa tidak berhenti pada kegiatan
membaca, tetapi juga mampu menceritakan kembali, mengambil pesan moral, dan
menghubungkannya dengan kehidupan sehari-hari,” tutur Nuryanti.
Program
“Baca, Balik, Cerita!” menjadi salah satu upaya Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta
dalam menumbuhkan budaya literasi yang aktif dan bermakna. Melalui kegiatan
ini, siswa tidak hanya diajak membaca, tetapi juga berbagi cerita, menyampaikan
pendapat, serta menemukan pelajaran berharga dari setiap buku yang mereka baca.
Bagi
Anisah, Dia Adalah Kakakku bukan sekadar cerita tentang hubungan antara kakak
dan adik. Novel tersebut menjadi pengingat bahwa kasih sayang keluarga sering
kali hadir melalui perjuangan yang tidak selalu terlihat, tetapi memiliki arti
besar bagi kehidupan orang-orang yang dicintai. (nur)
Berikan Komentar