Asfiya Rosikh Menemukan Makna Kebahagiaan melalui Novel I Saw the Same Dream Again di Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta

Asfiya Rosikh Meriview Buku Bersama Nuryanti A.Md

Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta)  – Kebahagiaan tidak selalu datang dari sesuatu yang besar atau dari tempat yang jauh. Terkadang, kebahagiaan tumbuh dari cara seseorang memandang kehidupan, menghargai hal-hal sederhana, dan tetap menyimpan harapan di tengah perjalanan. Pesan inilah yang ditemukan Asfiya Rosikh, siswi kelas XIB MAN 2 Yogyakarta, setelah membaca novel I Saw the Same Dream Again karya Sumino Yoru.

Asfiya mengulas novel tersebut pada Kamis (29/10/2026) pukul 12.50 WIB bersama Pustakawan MAN 2 Yogyakarta, Nuryanti, A.Md., melalui program CALITA (Baca Balik Cerita) di Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta.

Novel ini mengisahkan seorang anak sekolah dasar yang cerdas dan mendapat tugas dari gurunya untuk mencari tahu arti kebahagiaan. Melalui perjalanan dan pengalaman yang dijalaninya, pembaca diajak merenungkan bahwa kebahagiaan bukanlah sesuatu yang semata-mata harus dicari jauh di luar diri. Kebahagiaan juga berkaitan dengan pilihan, usaha, dan cara seseorang memaknai kehidupan.

Bagi Asfiya, salah satu pesan yang paling berkesan adalah bahwa kebahagiaan tidak hanya menunggu untuk ditemukan, tetapi juga perlu diupayakan. Seseorang dapat belajar menemukan makna dalam pengalaman sehari-hari dan terus melangkah dengan harapan, meskipun kehidupan tidak selalu berjalan sesuai keinginan.

Asfiya merasa bahagia membaca novel tersebut karena kisahnya memberikan sudut pandang yang menenangkan tentang kehidupan. Ia belajar bahwa kebahagiaan tidak harus bergantung pada keadaan yang sempurna. Dengan menghargai apa yang dimiliki dan berusaha menjalani hari dengan baik, seseorang dapat menemukan alasan untuk tetap bersyukur dan berharap.

“Menurut saya, kebahagiaan bukanlah sesuatu yang hanya datang dari tempat yang jauh. Kita juga perlu memilih dan berusaha meraihnya. Hidup akan terasa lebih bermakna ketika kita tetap memiliki harapan dan mau melihat hal-hal baik yang ada di sekitar kita,” ungkap Asfiya.

Nuryanti mengaku tersentuh dengan ulasan Asfiya karena ia mampu menangkap pesan mendalam dari sebuah cerita dan menghubungkannya dengan kehidupan sehari-hari. Menurutnya, membaca karya sastra dapat membantu peserta didik memahami perasaan, memperluas sudut pandang, dan menemukan makna dari pengalaman yang mungkin terlihat sederhana.

“Buku yang baik tidak hanya membawa kita mengikuti sebuah cerita, tetapi juga mengajak kita bercermin dan memahami kehidupan. Ulasan Asfiya mengingatkan kita bahwa kebahagiaan tidak harus menunggu semua keinginan terpenuhi. Kita dapat terus berusaha, menghargai apa yang ada hari ini, dan menjaga harapan agar tetap memiliki semangat untuk melangkah ke depan,” tutur Nuryanti.

Ia berharap kegiatan membaca dan mengulas buku dapat menjadi ruang bagi peserta didik untuk mengenali nilai-nilai kehidupan, mengembangkan kepekaan, serta menumbuhkan kebiasaan berpikir reflektif melalui karya sastra. CALITA, Menemukan Inspirasi dalam Setiap Bacaan (nur)


Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
wa Chat via WhatsApp