Azkiya Nur Zahrani Belajar Mengelola Keuangan Sejak Dini melalui Buku The Psychology of Money di Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta

Azkiya Nur Zahrani Meriview Buku Bersama Nuryanti A.Md

Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) – Kemampuan mengelola keuangan merupakan salah satu keterampilan penting yang perlu dimiliki generasi muda. Tidak sekadar memahami cara memperoleh uang, tetapi juga belajar mengatur pengeluaran, membangun kebiasaan menabung, dan mempersiapkan masa depan dengan bijaksana. Pemahaman tersebut menjadi salah satu pelajaran yang diperoleh Azkiya Nur Zahrani, siswi kelas XIG MAN 2 Yogyakarta, setelah membaca buku The Psychology of Money karya Morgan Housel.

Azkiya mengulas buku tersebut pada Kamis (29/10/2026) pukul 09.45 WIB bersama Pustakawan MAN 2 Yogyakarta, Nuryanti, A.Md., melalui program CALITA (Baca Balik Cerita) di Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta.

Buku The Psychology of Money membahas hubungan antara perilaku manusia dan pengelolaan keuangan. Melalui berbagai kisah dan refleksi, pembaca diajak memahami bahwa keputusan finansial tidak hanya dipengaruhi oleh pengetahuan tentang uang, tetapi juga oleh kebiasaan, pengalaman, emosi, serta cara seseorang memandang kekayaan dan masa depan.

Salah satu hal yang menarik perhatian Azkiya adalah pentingnya mengelola keuangan dengan baik serta membangun aset sebagai salah satu bentuk persiapan menghadapi masa depan. Baginya, memiliki uang bukan semata-mata tentang memenuhi keinginan saat ini, melainkan juga tentang membangun keamanan finansial dan mempersiapkan berbagai kebutuhan pada masa mendatang.

Azkiya merasa senang membaca buku tersebut karena memperoleh wawasan baru tentang pentingnya bersikap bijaksana dalam menggunakan uang. Ia belajar bahwa kebiasaan finansial yang baik perlu dibangun sejak dini, termasuk membedakan kebutuhan dan keinginan, mengendalikan pengeluaran, serta menyisihkan uang untuk tabungan dan tujuan jangka panjang.

“Dari buku ini, saya belajar bahwa mengelola uang bukan hanya tentang berapa banyak uang yang kita miliki, tetapi juga bagaimana kita menggunakannya dengan bijaksana. Memiliki aset dan mempersiapkan keuangan untuk masa depan juga penting agar kita lebih siap menghadapi berbagai kebutuhan,” ungkap Azkiya.

Nuryanti merasa senang melihat semangat Azkiya dalam membaca buku bertema literasi finansial. Menurutnya, ketertarikan peserta didik terhadap bacaan yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan merupakan hal positif karena dapat membantu mereka membangun pola pikir yang lebih bertanggung jawab dalam mengambil keputusan.

“Literasi finansial penting dikenalkan kepada generasi muda sejak dini. Melalui buku, peserta didik dapat belajar bahwa uang perlu dikelola dengan perencanaan, bukan sekadar digunakan untuk memenuhi keinginan. Kebiasaan sederhana seperti membedakan kebutuhan dan keinginan, menyisihkan uang secara teratur, serta berpikir sebelum mengambil keputusan dapat menjadi bekal berharga bagi masa depan mereka,” tutur Nuryanti.

Ia berharap kegiatan membaca seperti ini dapat memperluas wawasan peserta didik, tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga dalam keterampilan hidup yang bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari. CALITA, Menumbuhkan Literasi yang Relevan dengan Kehidupan. (nur)


Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
wa Chat via WhatsApp