Baca Balik Cerita bersama Akhsan Farabi Hadly kelas XC di Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta

Akhsan Farabi Hadly kelas XC Me riview buku bersama Pustakawan MAN 2 Yogyakarta

Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta terus mengembangkan budaya literasi melalui program Literasi Baca Balik Cerita. Kegiatan ini menjadi wadah bagi peserta didik untuk mengasah kemampuan membaca, memahami isi bacaan, serta menyampaikan kembali informasi yang diperoleh dari buku yang telah dibaca. Melalui program ini, perpustakaan tidak hanya menjadi tempat meminjam buku, tetapi juga ruang belajar yang mendorong tumbuhnya kemampuan berpikir kritis dan keterampilan berkomunikasi.

Kamis, 3 Juni 2026 pukul 13.00 WIB, kegiatan Literasi Baca Balik Cerita kembali dilaksanakan di Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta. Pada kesempatan tersebut, Akhsan Farabi Hadly kelas XC, menyampaikan ulasan buku “Selamat Tinggal” karya Tere Liye bersama Pustakawan, Nuryanti A.Md.

Achsan bercerita dengan penuh percaya diri dan antusias mengenai isi buku yang telah dibacanya. Ia mampu menjelaskan alur cerita, tokoh, konflik, serta pesan-pesan yang terkandung dalam novel tersebut secara runtut dan menarik.

Menurut Achsan, buku Selamat Tinggal mengisahkan perjalanan hidup Sintong, seorang mahasiswa yang berjuang mempertahankan kejujuran dan idealismenya di tengah berbagai persoalan kehidupan. Novel ini mengangkat tema tentang pentingnya menghargai karya orang lain, menolak praktik pembajakan buku, serta menjaga integritas dalam meraih kesuksesan. Dari buku tersebut, Achsan belajar bahwa kejujuran dan kerja keras merupakan nilai penting yang harus dipegang dalam kehidupan.

Nuryanti merasa takjub dengan penuturan Achsan yang lancar, sistematis, dan menunjukkan pemahaman mendalam terhadap isi buku yang dibacanya. Menurutnya, kemampuan Achsan dalam menyampaikan kembali isi bacaan menjadi bukti bahwa kegiatan membaca dapat meningkatkan daya pikir dan kemampuan komunikasi Siswa.

Nuryanti menambahkan bahwa kegiatan baca balik cerita merupakan salah satu strategi Perpustakaan untuk membangun budaya literasi yang berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, Siswa tidak hanya membaca, tetapi juga belajar memahami, menganalisis, dan mengomunikasikan isi bacaan kepada orang lain. (nur)


Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
wa Chat via WhatsApp