Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) - Inovasi literasi “Baca, Balik, Cerita!” yang digagas Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta kian menegaskan perpustakaan sebagai ruang belajar yang hidup, dialogis, dan menginspirasi. Program ini mengajak siswa berbincang santai dengan pustakawan saat mengembalikan buku, lalu menuangkan refleksi bacaan melalui Google Form Review Buku, membaca tak lagi berakhir di halaman terakhir, tetapi berlanjut pada berbagi makna.
Program
yang diinisiasi pustakawan Nuryanti A.Md. ini berpijak pada semangat sederhana
namun kuat: “Bikin bukunya, tapi ceritanya jangan disimpan sendiri!” Pendekatan
humanis ini menumbuhkan keberanian siswa menyampaikan gagasan, melatih berpikir
kritis, dan membangun ekosistem literasi yang partisipatif. Dari obrolan ringan
di meja pengembalian, lahir ulasan jujur yang menggerakkan minat baca
teman-teman lain.
Dampak
positif program tampak dari lahirnya Reviewer Teraktif Bulanan. Devi Damajati
(XII A) dinobatkan sebagai Reviewer Teraktif November, disusul Deva Damajati
(XII A) pada Desember. Keduanya konsisten membaca, aktif berdiskusi, dan mampu
menyampaikan ulasan reflektif. Sebagai apresiasi, perpustakaan memberikan
Sertifikat Penghargaan serta voucher makan kantin senilai Rp25.000, bukan
sekadar hadiah, melainkan penguat motivasi agar literasi tumbuh dari
kegembiraan.
Keberhasilan
inovasi ini tak terlepas dari kepemimpinan visioner Sri Narwanti, S.Pd., M.Pd.
Di bawah kepemimpinannya, Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta dikukuhkan sebagai
salah satu perpustakaan terbaik tingkat nasional. Prestasi tersebut dipertegas
pada tahun 2023, ketika Sri Narwanti meraih Juara 1 Nasional GTK Kementerian
Agama RI kategori Pustakawan, pengakuan atas dedikasi, inovasi layanan, dan
dampak nyata pengembangan literasi di madrasah.
Pustakawan
Nuryanti mengikuti jejak dengan terus berinovasi Dengan fondasi kepemimpinan
yang kuat dan inovasi yang membumi, “Baca, Balik, Cerita!” menjadi bukti bahwa
perpustakaan MAN 2 Yogyakarta bukan hanya pusat koleksi, tetapi pusat
inspirasi. Setiap cerita siswa yang dibagikan menyalakan semangat membaca, memperkaya
perspektif, dan menguatkan budaya literasi madrasah, dari Yogyakarta, untuk
Indonesia. (pusp)
Berikan Komentar