Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) – Semangat belajar kembali menyelimuti ruang
kelas XII G MAN 2 Yogyakarta. Kamis (16/7/2026), seiring dimulainya
pembelajaran Semester Ganjil Tahun Ajaran 2026/2027 mata pelajaran Geografi
menjadi salah satu pembelajaran perdana yang mengajak 30 murid menelaah Bab I
tentang pengembangan wilayah, tata ruang, dan pengaruhnya terhadap kebahagiaan
masyarakat. Materi tersebut dikemas secara kontekstual sehingga mendorong peserta
didik memahami keterkaitan antara pembangunan wilayah dengan kualitas hidup
masyarakat.
Dalam kegiatan belajar mengajar yang dipandu oleh Heri Jatmiko, S.Pd.,
murid diajak berdiskusi mengenai pengembangan wilayah desa dan kota sebagai
upaya menciptakan lingkungan yang nyaman, produktif, dan berkelanjutan.
Berbagai pertanyaan kritis muncul dari peserta didik mengenai pemerataan
pembangunan, penyediaan ruang publik, hingga pentingnya tata ruang yang
berpihak pada kesejahteraan masyarakat. Suasana kelas berlangsung interaktif
karena setiap murid diberikan kesempatan menyampaikan pendapat berdasarkan
fenomena yang mereka amati di lingkungan sekitar.
Keunikan pembelajaran kali ini terlihat dari pemanfaatan gawai (gadget)
sebagai media belajar. Murid diperbolehkan menggunakan telepon pintar untuk
menelusuri informasi, data, dan contoh kasus terbaru mengenai pengembangan
wilayah dari berbagai sumber tepercaya. Pendekatan ini menjadikan proses
pembelajaran lebih relevan dengan perkembangan zaman sekaligus melatih
kemampuan literasi digital, berpikir kritis, dan menyampaikan argumentasi
berdasarkan data yang aktual.
Heri Jatmiko, S.Pd., mengungkapkan rasa syukurnya melihat antusiasme
peserta didik pada pertemuan pertama setelah libur semester. “Alhamdulillah
anak-anak tetap bersemangat mengikuti pembelajaran Geografi pertama mereka di
kelas XII meskipun baru selesai menjalani libur panjang. Semangat tersebut
menjadi modal penting untuk membangun budaya belajar yang aktif dan
menyenangkan sepanjang tahun pelajaran,” tuturnya.
Melalui pembelajaran yang menghubungkan konsep geografi dengan kehidupan nyata, MAN 2 Yogyakarta terus menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna dan berpusat pada peserta didik. Pemanfaatan teknologi, diskusi kolaboratif, serta materi yang dekat dengan realitas kehidupan diharapkan mampu menumbuhkan kepedulian murid terhadap pembangunan wilayah yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesadaran bahwa tata ruang yang baik berkontribusi terhadap terciptanya masyarakat yang lebih bahagia dan sejahtera.(hrj)
Berikan Komentar