Berburu Passion di MATAMUDA! Expo CM Armiftada Curi Perhatian dengan Photobox Interaktif

Foto Expo CM Armiftada

Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) – Suasana semarak mewarnai pelaksanaan Expo Ekstrakurikuler dalam rangka Masa Ta'aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) Tahun Ajaran 2026/2027 di MAN 2 Yogyakarta. Kamis (16/07/2026), kegiatan ini menjadi wadah bagi seluruh ekstrakurikuler untuk memperkenalkan program, budaya organisasi, serta berbagai prestasi kepada murid baru kelas X. Di antara deretan stan yang menarik perhatian, Corps Mubaligh Armiftada (CM Armiftada) tampil berbeda dengan menghadirkan konsep photobox interaktif yang dipadukan dengan edukasi keorganisasian.

Sejak expo dibuka, stan CM Armiftada dipadati murid baru yang antusias ingin mengenal lebih dekat organisasi keagamaan MAN 2 Yogyakarta tersebut. Para pengunjung tidak hanya memperoleh informasi mengenai program kerja, kegiatan rutin, dan proses kaderisasi, tetapi juga diajak berinteraksi langsung dengan para anggota melalui berbagai permainan ringan dan sesi berbagi pengalaman. Suasana hangat dan komunikatif membuat banyak murid merasa lebih percaya diri untuk bertanya dan mengenal kehidupan organisasi di madrasah.

Daya tarik utama stan CM Armiftada adalah kehadiran photobox interaktif yang dirancang khusus sebagai spot dokumentasi bagi murid kelas X. Dengan latar bertema semangat belajar, kebersamaan, dan nilai-nilai Islami, photobox menjadi tempat favorit untuk mengabadikan momen pertama mereka sebagai bagian dari keluarga besar MAN 2 Yogyakarta. Tidak sedikit murid yang mengajak teman-teman barunya berfoto bersama sambil membawa atribut khas CM Armiftada, sehingga suasana expo semakin hidup dan penuh keceriaan.

Selain menghadirkan photobox, anggota CM Armiftada juga memperkenalkan berbagai program unggulan organisasi, seperti tadarus pagi, pelatihan dakwah, kajian keislaman, bakti sosial, serta kegiatan pengembangan karakter yang selama ini menjadi identitas organisasi. Penjelasan disampaikan secara santai dan komunikatif sehingga mudah dipahami oleh murid baru. Melalui pendekatan tersebut, CM Armiftada ingin menunjukkan bahwa organisasi dakwah bukan hanya tempat belajar agama, tetapi juga ruang untuk mengembangkan kepemimpinan, kreativitas, komunikasi, dan kepedulian sosial.(cio)


Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
wa Chat via WhatsApp