Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) - Di tengah riuhnya aktivitas belajar, kelas XA MAN 2 Yogyakarta menghadirkan suasana yang berbeda setiap pekannya. Bukan sekadar rutinitas akademik, para siswa membangun kebiasaan mulia melalui program tahfidz bertajuk “Semaan Al-Qur’an bersama bestie”, sebuah inovasi sederhana yang sarat makna dan kehangatan.
Program ini
dilaksanakan satu kali dalam seminggu dengan target capaian 1/4 juz. Meski
terdengar ringan, konsistensi menjadi kunci utama. Para siswa berpasangan
dengan sahabat terdekat mereka, yang akrab disebut “bestie”, untuk saling
menyimak hafalan Al-Qur’an. Konsep ini menjadikan proses menghafal tidak terasa
membebani, melainkan menyenangkan dan penuh dukungan.
Saat kegiatan
berlangsung, suasana kelas berubah menjadi lebih tenang dan khusyuk. Satu siswa
membacakan ayat-ayat Al-Qur’an, sementara pasangannya menyimak dengan seksama,
memperhatikan tajwid dan kelancaran bacaan. Sesekali terdengar koreksi lembut
dan saling mengingatkan, menciptakan interaksi yang hangat sekaligus membangun.
Wali kelas XA
menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya menanamkan kecintaan
terhadap Al-Qur’an melalui pendekatan yang dekat dengan dunia remaja. “Kami
ingin siswa merasakan bahwa menghafal Al-Qur’an bisa dilakukan dengan cara yang
ringan dan menyenangkan. Dengan melibatkan ‘bestie’, mereka jadi lebih
termotivasi dan saling menguatkan,” tuturnya.
Bagi para siswa,
kegiatan ini memberikan pengalaman yang berbeda. Selain melatih kemampuan
membaca Al-Qur’an, mereka juga belajar saling mendukung dalam kebaikan. “Kalau
sama bestie jadi lebih semangat. Kalau salah dibenerin, kalau malas
diingatkan,” ujar salah satu siswa sambil tersenyum.
Program semaan ini
pun perlahan menjadi budaya positif di kelas. Tidak hanya meningkatkan kemampuan
menghafal Al-Qur’an, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan, tanggung jawab,
dan kepedulian antarsiswa.
Di balik tawa dan canda khas remaja, terselip lantunan ayat-ayat suci yang mengalun setiap minggu. Dari ruang kelas sederhana di MAN 2 Yogyakarta, para siswa membuktikan bahwa menjaga hubungan dengan Al-Qur’an bisa dilakukan dengan cara yang ringan, menyenangkan, dan penuh makna, bersama sahabat terbaik. (pusp)
Berikan Komentar