Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) – Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan
(BPKP) Daerah Istimewa Yogyakarta melaksanakan evaluasi Program Hasil Terbaik
Cepat (PHTC) Revitalisasi dan Digitalisasi Pembelajaran Madrasah di MAN 2
Yogyakarta. Rabu (5/8/2026), evaluasi dilakukan oleh Syah Mahardika dan Aditya
Tri Rahmadi Putra dengan menggali informasi mengenai pemanfaatan sarana digital
dalam mendukung pelaksanaan pembelajaran di madrasah. Kegiatan tersebut menjadi
bagian penting untuk melihat sejauh mana fasilitas digital yang tersedia telah
dimanfaatkan secara optimal dalam menunjang proses pembelajaran.
Dalam pelaksanaan evaluasi, tim BPKP DIY melakukan wawancara dengan
sejumlah guru yang aktif memanfaatkan fasilitas digital dalam kegiatan belajar
mengajar. Salah satunya adalah guru Fikih MAN 2 Yogyakarta, Siti Nur Suciowati,
SHI, yang selama ini cukup intensif menggunakan TV Panel yang tersedia di Perpustakaan.
Pemanfaatan perangkat tersebut menjadi salah satu gambaran nyata bagaimana
fasilitas digital dapat diintegrasikan guru untuk memperkaya metode penyampaian
materi kepada peserta didik.
Siti Nur Suciowati menjelaskan bahwa TV Panel memberikan kemudahan ketika
pembelajaran membutuhkan dukungan media visual dan sumber belajar digital. ”Melalui
perangkat tersebut, materi Fikih dapat disampaikan dengan memanfaatkan berbagai
bahan pembelajaran seperti tayangan video, gambar, presentasi, maupun sumber
digital lainnya. Penggunaan media digital juga membantu menciptakan suasana
pembelajaran yang lebih nyaman dan variatif sehingga peserta didik tidak hanya
menerima materi melalui penjelasan verbal,”ungkapnya.
Pemanfaatan TV Panel di perpustakaan juga menunjukkan bahwa digitalisasi
pembelajaran tidak selalu harus berlangsung di dalam ruang kelas. Fasilitas
tersebut dapat menjadi alternatif ruang belajar yang memungkinkan guru dan
peserta didik mengeksplorasi berbagai sumber belajar secara lebih fleksibel.
Praktik yang dilakukan Siti Nur Suciowati menjadi contoh bahwa keberadaan
perangkat digital akan semakin bernilai ketika dimanfaatkan secara konsisten
untuk menjawab kebutuhan pembelajaran.
Evaluasi PHTC di MAN 2 Yogyakarta diharapkan dapat memberikan gambaran
mengenai implementasi program revitalisasi dan digitalisasi pembelajaran
sekaligus menjadi bahan penguatan bagi madrasah dalam mengoptimalkan sarana
yang telah tersedia. Bagi MAN 2 Yogyakarta, transformasi digital bukan hanya
berkaitan dengan penambahan perangkat teknologi, tetapi juga mendorong guru
untuk terus berinovasi dalam menciptakan pembelajaran yang efektif, menarik,
dan relevan dengan kebutuhan peserta didik. Dari sebuah TV Panel di
perpustakaan, tersimpan cerita tentang bagaimana teknologi perlahan menjadi
bagian dari ikhtiar madrasah menghadirkan pembelajaran yang lebih hidup dan
bermakna.(cio)
Berikan Komentar