Yogyakarta
(MAN 2 Yogyakarta) – Remaja, Sumber Daya Manusia sangat vital bagi bangsa,
negara, dan masyarakat. Pentingnya membangun SDM ini dan merupakan tanggung
jawab bersama baik pemerintah daerah maupun pusat, orang tua sebagai keluarga
inti, sekolah tempat menimba ilmu, masyarakat dan lingkungan. Berkaitan dengan
hal ini, MAN 2 Yogyakarta laksanakan BRUS (Bimbingan Remaja Usia Sekolah) kelas
XI, dengan menggandeng Tim BRUS Kanwil Kemenag DIY, Selasa (30/07/2024).
Kepala MAN 2 Yogyakarta Singgih Sampurno, S.Pd, MA, didampingi Kepala Tata Usaha Isti Wahyuni, SE, MM, Koordinator BK Umi Solikatun, S.Pd, dan Wakaur Kesiswaan Dyah Estuti Tri Hartini, S.Pd menerima H. Imam Khairi, S.Ag, Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Muda Kanwil Kemenag DIY beserta delapan pemateri BRUS di ruang Cagar Budaya.
Kedelapan pemateri BRUS kelas XI MAN 2 Yogyakarta antara lain; Dr. Failasufah, M.Pd.I, Rr.
Pujianingsih, S.Psi, M.Psi, Sudarsih, S.Pd, Ina Masyitoh, S.Pd, Endriyani Putri
Taufan, S.Pd, Nuning Setianingsih, S.Si, M.Pd, Riries Caesariana Sundah, S.Pd, dan
Nurul Zullaeqa, S.Pd.
Dengan
kegiatan BRUS yang bermakna, siswa diajak untuk mengenal diri sendiri, kompetensi
apa yang dimiliki dan paling menonjol, hobi, minat, karakter yang paling
menonjol dan mampu memprioritaskan karakter baik, evaluasi diri dengan
mengetahui kelebihan dan kekurangannya. Dengan mengenal diri dengan baik, siswa
memiliki strategi dan berproses untuk gigih mewujudkan cita-citanya,
berkontribusi dengan berikan banyak manfaat kepada masyarakat, bangsa, dan
negara.
Dengan
lembar kerja terstruktur siswa diajak memahami nilai/mengenal karakter pribadi,
karakter bisa diartikan sebagai watak, tabiat, sifat-sifat kejiwaan, akhlak
atau budi pekerti yang membedakan seseorang dengan yang lain. Sedangkan
kepribadian adalah keseluruhan cara seseorang dalam bereaksi dan berinteraksi
dengan orang lain. Dalam penggunaan istilah sehari-hari, karakter dapat
diartikan sama dengan kepribadian.
Siswa diajak
menyusun, “Membangun Jembatan Harapan,” yang pada dasarnya adalah kegiatan
untuk membantu kita menyusun rencana mencapai harapan yang realistis,
benar-benar diinginkan, dan memiliki nilai manfaat. Modal untuk mencapai
cita-cita adalah semua potensi diri, hobby, sifat-sifat dan karakter diri yang
positif, pengalaman, dan faktor pendukung yang lain. (pusp)
Berikan Komentar