Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) — Upaya MAN 2 Yogyakarta dalam menyiapkan masa depan peserta didik terus diperkuat melalui pengayaan informasi pendidikan lanjutan. Pada Senin (12/01/2026), seluruh peserta didik kelas XI mengikuti sosialisasi sekolah kedinasan yang diselenggarakan oleh Science Society Yogyakarta di kelas masing-masing, dengan pendampingan langsung Bapak dan Ibu Pembimbing Akademik (PA).
Kegiatan
ini bertujuan membuka wawasan peserta didik mengenai berbagai pilihan Perguruan
Tinggi Kedinasan (PTK) yang selama ini masih belum banyak dipahami secara
mendalam. Dalam sosialisasi tersebut, siswa diperkenalkan dengan jalur seleksi
dan karakteristik sejumlah PTK ternama seperti PKN STAN, IPDN, STIS, STIN,
STSN, Poltekim, Poltekip, serta sekolah kedinasan lainnya yang memiliki sistem
seleksi nasional dan kompetitif.
Perwakilan
Science Society Yogyakarta menjelaskan bahwa satu-satunya jalur masuk perguruan
tinggi kedinasan adalah melalui Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru, yang diawali
dengan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Oleh karena itu, peserta didik perlu
memahami sejak dini pola seleksi, materi ujian, serta strategi persiapan agar
mampu bersaing secara optimal.
Sebagai
bentuk dukungan nyata, Science Society Yogyakarta juga menghadirkan program Try
Out Online SKD Gratis bertajuk “Sukses PTK Bersama SS” bagi siswa kelas XI.
Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman awal mengerjakan soal SKD
sekaligus mengukur kesiapan akademik dan mental peserta didik sebelum
menghadapi seleksi sesungguhnya.
Kepala
MAN 2 Yogyakarta, Hartiningsih, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas
terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, sosialisasi sekolah kedinasan
menjadi langkah strategis untuk membantu peserta didik mengenali pilihan masa
depan secara lebih terarah.
“Kami
berharap kegiatan ini mampu membuka cakrawala berpikir siswa kelas XI agar
mulai menyiapkan diri sejak dini. Dengan informasi yang tepat dan pendampingan
yang baik, siswa dapat menentukan pilihan pendidikan lanjutan secara lebih
matang dan bertanggung jawab,” ujar Hartiningsih.
Ia
juga menegaskan bahwa madrasah berkomitmen mendampingi peserta didik dalam
merencanakan masa depan, tidak hanya melalui pembelajaran akademik, tetapi juga
melalui penguatan bimbingan dan informasi strategis. Kehadiran Pembimbing
Akademik dalam kegiatan ini menjadi bukti bahwa madrasah hadir secara utuh
dalam proses perencanaan karier siswa.
Senada
Wakaur Kurikulum Fajar Basuki Rahmat, S.Ag dan Koordinator BK, Dyah Estuti Tri
Hartini, S.Pd menegaskan, “melalui sosialisasi sekolah kedinasan ini, MAN 2
Yogyakarta berharap semakin banyak lulusan madrasah yang siap bersaing di jalur
perguruan tinggi kedinasan dan berkontribusi nyata bagi bangsa dan negara.
Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar madrasah dalam melahirkan generasi
visioner, berdaya saing, dan berorientasi pada masa depan.” (pusp)
Berikan Komentar