Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) – Pembelajaran Geografi di MAN 2 Yogyakarta
hadir dengan suasana yang semakin interaktif ketika siswa kelas X diajak
menjelajahi berbagai wilayah melalui aplikasi Google Maps. Kamis (03/09/2026), tidak
sekadar melihat peta dari buku, siswa belajar mengenali suatu wilayah secara
lebih nyata melalui layar yang mereka gunakan sehari-hari. Teknologi pun
menjadi jembatan yang membuat konsep geografi terasa lebih dekat, mudah
dipahami, dan menyenangkan.
Bertempat di ruang kelas, siswa mempraktikkan secara langsung cara
menemukan koordinat lintang dan bujur, mengukur jarak antarwilayah, serta
mengidentifikasi kenampakan alam dan buatan. Fitur satelit dan Street View
dimanfaatkan untuk membantu siswa melihat kondisi suatu wilayah dari perspektif
yang lebih konkret. Guru Geografi MAN 2 Yogyakarta, Retno Wulandari, S.Si.,
menjelaskan bahwa pendekatan tersebut membantu siswa memahami perbedaan letak
absolut dan relatif dengan pengalaman belajar yang lebih kontekstual.
Menurut Retno, penggunaan Google Maps sekaligus menjadi ruang untuk
menumbuhkan nilai Panca Cinta, terutama cinta tanah air dan cinta lingkungan,
karena siswa semakin mengenal wilayah di sekitarnya beserta potensi dan
tantangan yang dimiliki. “Teknologi harus kita manfaatkan untuk memudahkan
siswa memahami materi. Ketika siswa mengenal wilayahnya, diharapkan tumbuh
kepedulian untuk menjaga lingkungan dan memahami berbagai potensi yang ada,”
jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, siswa dibagi dalam beberapa kelompok untuk mencari
dan mengamati lima kabupaten/kota di Daerah Istimewa Yogyakarta. Setiap
kelompok kemudian menganalisis potensi bencana sekaligus sumber daya yang
terdapat di wilayah yang mereka telusuri sebelum mempresentasikan hasilnya di
depan kelas dengan bantuan proyektor. Proses ini tidak hanya melatih kemampuan
membaca peta, tetapi juga mengasah kerja sama, kemampuan berpikir kritis,
komunikasi, dan keberanian siswa menyampaikan gagasan.(eno)
Berikan Komentar