Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) – Spirit kolaborasi dan saling menguatkan
antar madrasah kembali terjalin melalui kegiatan studi tiru pembangunan Zona
Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Pada Rabu (10/6/2026),
pada pukul 09.00 WIB, keluarga besar MAN 2 Yogyakarta menerima kunjungan
rombongan dari MAN 2 Kebumen untuk berbagi praktik baik dalam pembangunan Zona
Integritas. Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran bersama sekaligus
mempererat sinergi antarmadrasah dalam mewujudkan tata kelola yang profesional,
akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan prima.
Kunjungan diawali dengan penyambutan hangat dari jajaran pimpinan, Tim
Zona Integritas, serta seluruh unsur yang terlibat dalam pembangunan budaya
integritas di MAN 2 Yogyakarta. Suasana penuh keakraban terlihat sejak awal
kegiatan karena kedua madrasah memiliki komitmen yang sama dalam membangun
lembaga pendidikan yang bersih, transparan, dan melayani. Pertemuan tersebut
menjadi momentum untuk memperkuat jejaring kolaborasi dalam mendukung
transformasi birokrasi di lingkungan madrasah.
Dalam sesi pemaparan diskusi interaktif sekaligus, Tim Zona Integritas
MAN 2 Yogyakarta menyampaikan perjalanan pembangunan ZI mulai dari tahap
perencanaan, implementasi enam area perubahan, hingga strategi mempertahankan
budaya kerja yang berintegritas. Berbagai inovasi unggulan turut diperkenalkan
sebagai bagian dari penguatan pelayanan publik, peningkatan kualitas manajemen,
serta upaya membangun budaya kerja yang efektif dan adaptif. Peserta studi tiru
juga memperoleh gambaran mengenai strategi penyusunan eviden, pengelolaan
dokumen, dan pelaksanaan monitoring serta evaluasi yang berkelanjutan.
Hartiningsih, S.Pd., M.Pd., Kepala MAN 2 Yogyakarta menyampaikan bahwa
pembangunan Zona Integritas bukan sekadar memenuhi indikator penilaian, tetapi
merupakan proses membangun budaya organisasi yang berkelanjutan. ”Kesuksesan
menuju WBK hanya dapat dicapai melalui komitmen bersama, kepemimpinan yang
kuat, inovasi berkelanjutan, serta keterlibatan seluruh warga madrasah. Kami berharap
pengalaman yang dibagikan dapat menjadi referensi sekaligus penyemangat bagi
MAN 2 Kebumen dalam menghadapi proses penilaian Zona Integritas oleh Tim
Penilai Internal (TPI) Kementerian Agama Republik Indonesia,”ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, MAN 2 Yogyakarta kembali menegaskan komitmennya
sebagai sahabat sekaligus sejawat perubahan bagi madrasah lain yang tengah
membangun Zona Integritas. Semangat berbagi praktik baik diyakini akan
mempercepat lahirnya semakin banyak madrasah berpredikat Wilayah Bebas dari
Korupsi di lingkungan Kementerian Agama. Sinergi yang terjalin antara MAN 2
Yogyakarta dan MAN 2 Kebumen diharapkan menjadi ikhtiar bersama dalam
menghadirkan pelayanan publik yang semakin profesional, berintegritas, dan
berdampak bagi masyarakat.(cio)
Berikan Komentar