Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Yogyakarta resmi melepas 10 siswa terbaiknya untuk berkompetisi dalam ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar tingkat Kabupaten/Kota. Delegasi ini membawa misi besar untuk mempertahankan tradisi prestasi sekaligus memperdalam pemahaman ideologi bangsa di kalangan generasi muda.
Kepala MAN 2 Yogyakarta Hartiningsih, S.Pd, M.Pd menyatakan kebanggaannya atas dedikasi para siswa yang telah melewati proses pelatihan intensif selama beberapa minggu terakhir. Materi yang mencakup Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika menjadi santapan harian tim demi mematangkan persiapan mental maupun penguasaan materi.
!0 siswa tersebut antara lain:
Akhsan Farabi
Winne Dzikrina S
Sophie Faiza
Maitsa Aqila Ma’ruf
Vitaniar Novariza Putri L
Clarissa Syafiya W
Dzulfadli Rasyiid A
Hanum Noor A
Adinda Dwi L
Nabila Huda F
Semangat kebangsaan rupanya tidak mengenal kata libur bagi delegasi LCC 4 Pilar MAN 2 Yogyakarta. Meski sebagian besar masyarakat masih menikmati suasana libur Lebaran, 10 siswa terbaik madrasah ini tetap menunjukkan dedikasi tinggi dengan melanjutkan latihan intensif guna menghadapi kompetisi LCC 4 Pilar tingkat Kota Yogyakarta yang sudah di depan mata.
Keistimewaan persiapan ini terletak pada kehadiran Kepala MAN 2 Yogyakarta yang terjun langsung memimpin jalannya bimbingan. Di tengah momen hari raya, beliau meluangkan waktu untuk memberikan arahan taktis dan penguatan materi konstitusi kepada para siswa di lingkungan madrasah.
Langkah konsisten ini diambil untuk memastikan kesiapan mental dan penguasaan materi tetap terjaga. Ibu Kepala Madrasah menekankan bahwa kedisiplinan di masa libur adalah kunci untuk meraih hasil maksimal.
Para siswa mengaku tetap bersemangat meski harus membagi waktu libur mereka. Bagi mereka, bimbingan langsung dari Kepala Madrasah memberikan rasa percaya diri tambahan yang sangat besar. Mereka merasa lebih siap menghadapi persaingan ketat dengan sekolah-sekolah unggulan lainnya di tingkat Kota Yogyakarta.
Keterlibatan langsung Kepala Madrasah dalam proses persiapan ini menjadi suntikan motivasi luar biasa bagi para siswa. Beliau turun tangan memastikan pemahaman materi konstitusi dan penguatan mental bertanding delegasi madrasah berjalan optimal.
Dalam sesi pembimbingan, Kepala Madrasah menekankan bahwa LCC 4 Pilar bukan sekadar ajang adu kecerdasan, melainkan sarana menanamkan nilai-nilai kebangsaan secara mendalam.
Dengan bimbingan yang terstruktur, ke-10 siswa tersebut telah menjalani serangkaian persiapan teknis, antara lain:
Pendalaman Pasal-Pasal UUD NRI 1945 dan Ketetapan MPR RI.
Melatih keberanian berbicara dan ketepatan argumen di hadapan juri
Simulasi lomba yang dipantau langsung oleh kepala madrasah untuk mengoreksi detail kecil dalam menjawab soal.
"Kami ingin siswa tidak hanya hafal pasal-pasal dalam UUD 1945, tetapi juga menjiwai nilai Pancasila dalam perilaku sehari-hari. Bimbingan intensif ini adalah bentuk komitmen madrasah untuk mencetak generasi yang cerdas intelektual sekaligus kokoh nasionalismenya," ujar beliau di sela-sela latihan.
Ke-10 siswa yang terpilih menyatakan optimisme mereka untuk bersaing dengan sekolah-sekolah unggulan lainnya di tingkat Kabupaten/Kota. Dengan semangat kebersamaan dan kerja tim yang solid, delegasi MAN 2 Yogyakarta berharap dapat membawa pulang piala kemenangan dan melaju ke tingkat Propinsi.
"Kami tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi juga ingin menunjukkan bahwa siswa madrasah memiliki literasi kebangsaan yang kuat dan mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan NKRI," ujar salah satu guru pembimbing.
Dukungan penuh juga mengalir dari rekan-rekan sesama siswa dan orang tua yang berharap kompetisi ini menjadi sarana pengembangan karakter dan wawasan kewarganegaraan yang nyata bagi para peserta. (Siti Nusriyah)
Berikan Komentar