Difall Ferdiyansyah, Alumni MAN 2 Yogyakarta Ikhlas Melahap Enam Kali Kegagalan seleksi TNI AD Kini Berbuah Manis


Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) 22 Februari 2026, Satu lagi alumni MAN 2 Yogyakarta lolos seleksi doi sekolah kedinasan tepatnya di TNI Angkatan Darat periode tahun 2026. Muhammad Difal Ferdiyansyah alumni Kelas Khusus Olahraga tahun 2024 mencatatkan kembali deretan alunmi KKO di sekolah Kedinasan.  Sebagai atlit bola voli sejak awal ia berkomitmen untuk dapat masuk di TNI AD. Ia mempersipkan fisik, mental dan spiritualnya dengan baik. Selama menempuh pendidikan di MAN 2 Yogyakarta ia terhitung sebgai siswa yang tertib, rajin dalam mengikuti kegiatan belajar dan pembelajaran serta terlibat aktif dalam kegiatan pembentukan karakter di madrasah. 

Putra Sulung dari Bapak Agus Sulistyo ini telah mengikuti mengikuti enam kali rangkaian seleksi yang semuanya berakhir pahit alias gagal. Namun tempaan pendidikan karakter, dukungan orang tua, pelatih, teman, guru dan keluarga besar MAN 2 Yogyakarta membuat dia tetap dengan lapang dada dan ikhlas menjalaninya. 

Ia menerapkah prinsip H2N (Hadapi, Hayati dan Nikmati) yang pernah diinspirasikan Umi Solikatun, S.Pd Guru BKnya selama saat di madrasah. H yang pertama, ia Hadapi semua tahapan seleksi yang menantang dari seleksi administrasi, cek kesehatan dan jasmani, tes psikologi, Tes Keswa (kesehatan Jiwa), wawancara Keswa, Tes MI (Mental Ideologi), jasmani dan kesehatan. H yang kedua, saat ia gagal ia Hayati setiap prosesnya ia bermuhasabah diri, instrospeksi diri apa yang kiranya harus diperbaiki dan ditingkatkan, ia tidak lepas menggantungkan semuanya pada Allah SWT. Dititik ini orang tua hadir dengan dukungan penuh pada semua proses yang dilalui.

Sholat dhuha dan tahajud adalah sarana yang tepat yang ia amalkan untuk dapat menikmati semua proses dan kegagalan yang ia alami menjadi nikmat yang ia syukuri. Difall mengatakan bahwa tidak ada proses yang sia-sia, kegagalan sekalipun memberikan pelajaran berharga, ia dapat membuat persiapan lebih matang membuat ibadahnya lebih terarah bahkan sikap dan perbuatan sehari-harinya lebih terjaga. Ini mungkin akan sulit terjadi jika ia sudah berhasil sejak awal. Kini masuk ke N, ia Nikmati manisnya buah keikhlasan dan syukur atas pelajaran kegagalan demi kegagalan yang ia alami dengan menjadi Abdi Negara di Tentara Nasional Indonesia-Angkatan Darat (TNI-AD).  (Umi_Solikatun_BK).


Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
wa Chat via WhatsApp