Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) – MAN 2 Yogyakarta kembali menyelenggarakan
Forum Keputrian sebagai kegiatan rutin bagi murid keputrian yang sedang berhalangan (uzur) pada. Selasa
(14/07/2026), kegiatan yang berlangsung di Ruang BC MAN 2 Yogyakarta ini
menjadi wadah pembinaan keagamaan yang dilaksanakan setiap waktu Zuhur untuk
mengisi waktu istirahat para murid keputrian dengan aktivitas yang bermanfaat. Forum Keputrian
merupakan salah satu program pembinaan karakter madrasah yang bertujuan
memperkuat pemahaman keislaman sekaligus membentuk akhlak mulia peserta didik.
Pada kesempatan tersebut, materi disampaikan oleh Alfi Rahmi, S.Pd. dengan
mengangkat tema "Adab Berpakaian dan Berhias". ”Seorang muslimah
memiliki kewajiban menjaga aurat dengan berpakaian sopan, rapi, dan sesuai
syariat Islam, serta berhias secara wajar dengan niat menjaga kehormatan diri,
bukan untuk berlebihan atau menarik perhatian yang tidak semestinya. Saya
sebagai guru mengajak para murid perempuan untuk menjadikan adab berpakaian sebagai
bagian dari identitas seorang muslimah yang mencerminkan keimanan dan akhlak
terpuji,” jelasnya.
Suasana forum semakin hidup saat memasuki sesi tanya jawab yang berlangsung
interaktif. Para murid perempuan tampak antusias mengajukan berbagai pertanyaan
mengenai penerapan adab berpakaian, baik di lingkungan sekolah maupun dalam
kehidupan sehari-hari di luar madrasah. Diskusi yang terjalin memberikan
kesempatan bagi peserta untuk memahami materi secara lebih mendalam melalui
contoh-contoh yang dekat dengan kehidupan mereka.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para murid perempuan MAN 2 Yogyakarta
semakin memahami pentingnya menerapkan adab berpakaian dan berhias sesuai
tuntunan agama Islam. Nilai-nilai yang diperoleh dalam forum diharapkan dapat
diwujudkan dalam perilaku sehari-hari sehingga membentuk pribadi muslimah yang
santun, berkarakter, dan berakhlak mulia. Dengan pelaksanaan Forum Keputrian secara
rutin setiap waktu Zuhur, MAN 2 Yogyakarta terus berkomitmen menghadirkan
pembinaan keagamaan yang produktif bagi seluruh peserta didik, termasuk bagi murid
perempuan yang sedang uzur.(alf)
Berikan Komentar