Ghayda’ Khansa Sabrina Ajak Pembaca Memaknai Arti Kehadiran Keluarga melalui Novel Sesuk

Ghayda’ Khansa Sabrina Meriview Buku bersama Pustakawan Nuryanti A.Md

Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) - Ghayda’ Khansa Sabrina kelas XB  mereview buku Sesuk karya Tere Liye pada Senin (03/08/2026) pukul 12.30 WIB di Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta bersama Pustakawan Nuryanti, A. Md. Dengan penuh antusias, Ghayda’ bercerita tentang novel Sesuk yang mengangkat kisah keluarga, kehidupan, serta berbagai peristiwa yang membuat pembaca merenungkan kembali arti kehadiran orang-orang tercinta. Menurut Ghayda’, cerita dalam novel tersebut tidak hanya menarik untuk diikuti, tetapi juga menyimpan pesan mendalam tentang pentingnya perhatian dan kasih sayang dalam keluarga.

Selama membaca buku tersebut, Ghayda’ mengaku merasa sedih. Ia terhanyut dalam kisah tentang orang tua yang terlalu sibuk bekerja hingga tanpa sadar kurang memberikan perhatian kepada anak-anaknya.

“Selama membaca saya merasa sedih karena ada orang tua yang sibuk bekerja sampai melupakan anaknya. Dari cerita ini saya belajar bahwa ketika menjadi orang tua, jangan terlalu sibuk bekerja hingga melupakan keluarga,” ungkap Ghayda’.

Pelajaran tersebut menjadi salah satu hal berharga yang diperoleh Ghayda’ setelah membaca novel Sesuk. Baginya, bekerja dan memenuhi kebutuhan keluarga memang penting, tetapi kehadiran, perhatian, dan kasih sayang orang tua juga sangat dibutuhkan oleh anak.

Sementara itu, Pustakawan Nuryanti, A. Md., mengaku ikut merasa sedih dan terhanyut dalam kisah yang disampaikan Ghayda’. Menurutnya, cerita dalam buku tersebut mengingatkan pembaca bahwa keluarga membutuhkan lebih dari sekadar pemenuhan kebutuhan materi.

“Cerita yang disampaikan Ghayda’ membuat saya ikut sedih dan terhanyut. Dari sebuah buku, kita bisa belajar bahwa sesibuk apa pun orang tua bekerja, jangan sampai kehilangan momen untuk hadir, mendengarkan, dan memberikan perhatian kepada anak-anak. Sebab, anak tidak hanya membutuhkan apa yang diberikan orang tua, tetapi juga membutuhkan kehadiran dan kasih sayang,” tutur Nuryanti.

Kegiatan review buku ini merupakan bagian dari program Literasi Baca, Balik, Cerita di Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta. Melalui program ini, siswa tidak hanya diajak untuk meminjam dan membaca buku, tetapi juga mengembalikannya ke Perpustakaan serta menceritakan kembali isi dan pengalaman membaca mereka kepada Pustakawan.

Pinjam bukunya, baca bukunya, kembalikan bukunya, dan jangan simpan ceritamu sendiri ceritakan isinya kepada Pustakawan.

Melalui kegiatan Baca, Balik, Cerita, setiap buku mendapatkan kesempatan untuk kembali bersuara melalui cerita para pembacanya. Karena setiap buku punya cerita, dan setiap pembaca punya pengalaman yang layak untuk dibagikan. (nur)


Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
wa Chat via WhatsApp