Sedayu (MAN 2 Yogyakarta) — Kabar membanggakan datang dari MAN 2 Yogyakarta. Grup hadrah Syubbanul Jadid berhasil meraih Juara 2 dalam Pekan Kompetisi Madrasah (PKM) 2026 tingkat Kota Yogyakarta yang dilaksanakan pada Selasa (15/9/2026). Prestasi tersebut menjadi pencapaian yang sangat berarti bagi Syubbanul Jadid. Sejak didirikan pada tahun 2022, grup hadrah yang beranggotakan para siswa MAN 2 Yogyakarta tersebut baru kali ini berhasil meraih juara dalam sebuah kompetisi.
Syubbanul
Jadid beranggotakan 13 siswa, yaitu M. Syubban Fatikhudzakwan (XII D), M. Akmal
Al Farizi (XII A), Haifan Ghani (XI E), Muhammad Fauzan Abdilah (XI H), Taqy
Akmal Dhiyaulhaq (XI E), Izulhaq Al Labib (XII A), Hafidz Helga K (XI E),
Hafidz Abdurahman Al Q (XI D), Faqih Ahmad Husein (XI D), Nafal Zukhruf El
Fayis (XI D), Zulfikar Nurrizqi (XII D), Hafidz Shodiq R (XI E), dan Haikal
Gaza (XI D).
Dalam
proses latihan dan persiapan menghadapi kompetisi, Syubbanul Jadid dibimbing
oleh Harun Ikhwantoro, M.Pd. dan Rizky Aviv Nugroho, M.Pd. Keduanya turut
memberikan arahan dan pendampingan kepada para siswa sehingga mampu menampilkan
kemampuan terbaiknya dalam ajang tersebut. Perolehan Juara 2 ini menjadi raihan
penting bagi perkembangan Syubbanul Jadid ke depan. Prestasi tersebut
diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para anggota untuk terus berlatih dan
mengembangkan kemampuan, sehingga syiar melalui hadrah dan shalawat dapat
dilakukan dengan semakin maksimal.
Nama
Syubbanul Jadid sendiri memiliki makna yang erat dengan semangat generasi muda.
Sesuai dengan namanya, grup ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi anak-anak
muda untuk menjadi pembaharu Islam, khususnya dalam bidang shalawat. Melalui
lantunan shalawat dan seni hadrah, Syubbanul Jadid diharapkan tidak hanya mampu
berprestasi dalam berbagai kompetisi, tetapi juga terus berkontribusi dalam
menyebarkan nilai-nilai positif dan kecintaan kepada Rasulullah.
Prestasi Juara 2 dalam PKM 2026 tingkat Kota Yogyakarta menjadi langkah awal yang berarti bagi Syubbanul Jadid untuk terus berkembang. Dengan semangat kebersamaan, latihan, dan dukungan dari madrasah serta para pembimbing, Syubbanul Jadid diharapkan mampu menorehkan prestasi-prestasi berikutnya sekaligus memperluas syiar Islam melalui shalawat.(hiw)