Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) - Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) menjadi wadah strategis bagi para pendidik untuk meningkatkan profesionalisme, memperkuat kolaborasi, serta berbagi inovasi pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman. Melalui forum ini, guru tidak hanya menyusun program kerja bersama, tetapi juga saling bertukar pengalaman dan praktik baik guna menciptakan pembelajaran yang lebih efektif dan adaptif di era digital.
Semangat tersebut tampak dalam kegiatan MGMP Geografi tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta yang digelar pada Senin (18/5/2026) di Madrasah Muallimat Muhammadiyah Yogyakarta. Pertemuan rutin yang menjadi agenda terakhir Tahun Ajaran 2025/2026 ini diikuti sebanyak 19 guru Geografi MAN dan MA se-DIY. MAN 2 Yogyakarta turut hadir melalui delegasinya, Heri Jatmiko, S.Pd., dan Retno Wulandari, S.Si.
Kegiatan diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan diskusi penyusunan program kerja MGMP Geografi untuk Tahun Ajaran 2026/2027. Para peserta bersama-sama menyusun jadwal kegiatan, menentukan lokasi pelaksanaan, hingga menetapkan narasumber yang akan dihadirkan pada setiap agenda mendatang.
Suasana semakin antusias saat sesi berbagi praktik baik yang disampaikan Ketua MGMP Geografi DIY sekaligus guru dari MAN 1 Wonosari, Andi Hidayat. Dalam paparannya, ia mengangkat tema “Instrumen Penilaian Memanfaatkan Aplikasi Kecerdasan Buatan (AI)”.
Menurut Andi Hidayat, pemanfaatan teknologi AI memberikan peluang besar bagi guru untuk meningkatkan efisiensi kerja sekaligus kualitas evaluasi pembelajaran. “Dengan adanya aplikasi ini guru bisa membuat berbagai jenis soal, baik pilihan ganda maupun esai beserta kunci jawaban dan skor otomatis. Ini adalah lompatan besar dalam efisiensi kerja guru,” ujarnya.
Tidak hanya mendengarkan materi, para peserta juga diajak merasakan langsung pengalaman mengerjakan soal yang dibuat menggunakan aplikasi kecerdasan buatan seperti ChatGPT, DeepSeek, dan Gemini. Sesi praktik tersebut menjadi daya tarik tersendiri karena memperlihatkan bagaimana teknologi dapat membantu guru menyusun instrumen penilaian secara cepat, variatif, dan interaktif.
Melalui kegiatan ini, MGMP Geografi DIY diharapkan mampu terus menghadirkan inovasi pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus memperkuat profesionalisme guru madrasah di era digital. (Heri Jatmiko)
Berikan Komentar