Guru MAN 2 Yogyakarta Ikuti Workshop AI untuk Pembelajaran dalam Kegiatan MGMP PPKn Bersama Universitas PGRI Yogyakarta

Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) — Guru PPKn MAN 2 Yogyakarta mengikuti kegiatan Workshop Artificial Intelligence (AI) untuk pembelajaran yang diselenggarakan dalam forum MGMP PPKn bekerja sama dengan Universitas PGRI Yogyakarta. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi digital dan AI sebagai media pembelajaran yang inovatif di era pendidikan modern.


Workshop berlangsung dengan penuh antusias dan diikuti oleh para guru PPKn dari berbagai sekolah dan madrasah. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai pemanfaatan AI dalam penyusunan media pembelajaran, pembuatan bahan ajar interaktif, hingga penggunaan aplikasi berbasis kecerdasan buatan untuk mendukung proses belajar mengajar di kelas.


Narasumber dari Universitas PGRI Yogyakarta, Supri Hartanto, menjelaskan bahwa perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) dapat menjadi peluang besar bagi dunia pendidikan apabila dimanfaatkan secara tepat dan bijak. Menurutnya, pemanfaatan AI dalam pembelajaran mampu membantu guru menciptakan media ajar yang lebih inovatif, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik di era digital saat ini.


Selain mendukung proses pembelajaran di kelas, karya media pembelajaran yang dihasilkan guru juga memiliki peluang untuk didaftarkan sebagai hak cipta melalui HAKI sehingga dapat menjadi bentuk apresiasi atas inovasi dan kreativitas guru dalam dunia pendidikan. Tidak hanya itu, media pembelajaran yang kreatif dan berkualitas juga berpotensi memiliki nilai ekonomi, bahkan dapat dipasarkan atau dijual sehingga menjadi peluang tambahan bagi guru untuk mengembangkan karya profesional di bidang pendidikan.


Guru-guru MAN 2 Yogyakarta menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka merasa workshop ini memberikan wawasan baru mengenai cara mengintegrasikan AI dalam pembelajaran PPKn sehingga materi dapat disampaikan lebih menarik dan mudah dipahami peserta didik.


Selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan praktik langsung penggunaan beberapa platform AI untuk membantu pembuatan presentasi, evaluasi pembelajaran, hingga desain media edukatif. Suasana workshop berlangsung interaktif dengan diskusi dan tanya jawab antara peserta dan pemateri.


Guru diharapkan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar pembelajaran menjadi lebih kreatif, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan generasi digital saat ini. Selain itu, guru juga perlu memahami penggunaan kata kunci atau prompt yang tepat dalam memanfaatkan teknologi AI, karena kualitas perintah yang diberikan akan sangat memengaruhi hasil media pembelajaran yang dihasilkan.


Dengan memahami teknik penyusunan prompt, guru dapat menciptakan konten pembelajaran yang lebih menarik, relevan, dan sesuai dengan tujuan pembelajaran.

Dalam menyusun prompt, hal pertama yang perlu dilakukan adalah menjelaskan peran atau identitas pengguna, misalnya sebagai guru PPKn, guru sejarah, atau pendidik tingkat SMA. Setelah itu, perintah dibuat secara lebih detail dan spesifik, mulai dari materi yang diinginkan, bentuk media pembelajaran, gaya bahasa, hingga tujuan pembelajaran. Semakin jelas dan rinci prompt yang diberikan, maka hasil yang dihasilkan oleh AI juga akan semakin sesuai dengan kebutuhan pembelajaran di kelas.


Melalui kegiatan ini, diharapkan para guru dapat terus mengembangkan kompetensi profesional serta mampu menciptakan pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Kolaborasi antara MGMP PPKn dan Universitas PGRI Yogyakarta juga menjadi langkah positif dalam mendukung transformasi pendidikan berbasis digital di lingkungan sekolah dan madrasah. (Nusriyah)



Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
wa Chat via WhatsApp