Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) — Membaca tidak hanya menjadi aktivitas untuk menambah wawasan, tetapi juga menjadi sarana untuk mengembangkan diri dan membangun hubungan yang lebih baik dengan orang lain. Semangat tersebut tampak dalam kegiatan literasi di Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta ketika Mei Munawaroh Lestari, S.Pd.I., Guru Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) MAN 2 Yogyakarta, melakukan review buku bersama Pustakawan Nuryanti, A.Md., Kamis (17/09/2026) pukul 12.20 WIB.
Buku
yang direview adalah How to Win Friends & Influence People karya Dale
Carnegie, sebuah buku pengembangan diri yang membahas berbagai prinsip praktis
dalam membangun hubungan, berkomunikasi, serta memengaruhi orang lain secara
positif.
Secara
garis besar, buku ini membahas empat pokok utama, yaitu teknik dasar dalam
menghadapi orang lain, cara membuat orang lain menyukai kita, cara menyampaikan
gagasan agar dapat diterima, serta strategi menjadi pemimpin yang mampu
mengubah perilaku orang lain tanpa menimbulkan rasa tersinggung atau marah.
Melalui
berbagai contoh yang sederhana dan mudah diterapkan, Dale Carnegie menekankan
pentingnya menghargai orang lain, memahami sudut pandang mereka, menunjukkan
ketertarikan yang tulus, serta menghindari sikap yang dapat memicu konflik.
Prinsip-prinsip tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik
dalam lingkungan keluarga, pertemanan, maupun pekerjaan.
Mei
Munawaroh Lestari mengungkapkan bahwa buku tersebut memberikan kesan yang
sangat baik sejak awal membacanya. Menurutnya, penyampaian yang sederhana,
mudah dipahami, serta dilengkapi contoh penerapan membuat berbagai gagasan
dalam buku terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari.
“Buku
ini luar biasa bagus. Penjelasannya mudah dimengerti, bahasanya sederhana, dan
contoh penerapan tips-tipsnya aktual. Buku ini sangat cocok bagi teman-teman
yang senang membaca buku self-improvement dan tidak masalah membaca buku yang
penuh tulisan tetapi berbobot,” ungkap Mei.
Menurutnya,
setiap orang tentu ingin sukses, dihargai, disukai, dan mampu membangun
hubungan yang baik dengan orang lain. Namun, kehidupan juga mengajarkan bahwa
tidak mungkin seseorang dapat menyenangkan semua orang. Karena itu, yang dapat
dilakukan adalah terus memperbaiki diri dan belajar memahami orang lain.
“Dalam
membangun kesuksesan hubungan kita dengan orang lain, tentunya ada aspek-aspek
penting yang harus dimiliki seseorang. Dan itu semua dijelaskan di dalam buku
ini,” tambahnya.
Sementara
itu, Nuryanti, A.Md., menyampaikan bahwa kegiatan review buku tersebut menjadi
bagian dari upaya menghidupkan budaya literasi di lingkungan MAN 2 Yogyakarta.
Program Baca, Balik, Cerita tidak hanya ditujukan bagi siswa, tetapi juga
terbuka bagi Guru dan Tenaga Kependidikan untuk turut berbagi pengalaman
membaca.
“Melalui
Baca, Balik, Cerita, kami ingin menghadirkan budaya membaca yang tidak berhenti
pada kegiatan meminjam dan membaca buku. Setelah membaca, ada ruang untuk
kembali dan menceritakan apa yang diperoleh dari buku tersebut. Guru juga menjadi
bagian penting dalam memberikan teladan literasi bagi siswa,” tutur Nuryanti.
Kegiatan
review buku oleh Guru tersebut menjadi bukti bahwa budaya membaca dapat tumbuh
di berbagai kalangan. Dari sebuah buku, lahir pengetahuan, pengalaman,
sekaligus refleksi yang dapat dibagikan kepada orang lain. Perpustakaan pun
semakin hadir bukan sekadar sebagai tempat menyimpan dan meminjam buku,
melainkan sebagai ruang bertumbuh, berdiskusi, dan menginspirasi. (nur)
Berikan Komentar