Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) — Hampir separuh (46%) peserta didik MAN 2 Yogyakarta berhasil lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026, menempatkan madrasah ini di peringkat ke-3 tingkat SMA/MA se-Kota Yogyakarta. Tingkat MA se-Provinsi DIY, berada di posisi puncak. Posisi 6 diraih tingkat SMA/MA se-Provinsi DIY. Capaian ini menjadi sangat istimewa dan disyukuri, di tengah ketatnya persaingan antar sekolah unggulan di Kota Yogyakarta yang dikenal sebagai barometer pendidikan nasional dengan standar akademik tinggi.
Dari total 98 peserta didik, sebanyak 45 di antaranya berhasil menembus perguruan tinggi negeri melalui jalur prestasi. Hasil ini bukan sekadar angka, melainkan representasi dari sistem pembinaan yang matang, konsisten, dan terukur dalam mengantarkan peserta didik menuju jenjang pendidikan tinggi terbaik.
Sebaran kelulusan menunjukkan kualitas yang merata dan kompetitif. Para peserta didik diterima di berbagai perguruan tinggi negeri favorit seperti Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), UPN Veteran Yogyakarta, Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED), hingga UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Program studi yang diraih pun beragam, mulai dari bidang sosial-humaniora, pendidikan, hingga sains terapan dan vokasi unggulan.
Keberhasilan ini tidak lepas dari strategi terintegrasi yang diterapkan madrasah. Sejak kelas X, peserta didik telah dipetakan berdasarkan minat, bakat, dan potensi akademik. Pendampingan intensif dilakukan melalui program bimbingan SNBP, prestasi akdemik stabil, pengayaan materi, hingga simulasi pemilihan program studi berbasis data. Selain itu, madrasah juga mengoptimalkan peran guru BK dan wali kelas dalam memberikan arahan personal yang sesuai dengan profil masing-masing peserta didik.
Tidak hanya fokus pada aspek akademik, MAN 2 Yogyakarta juga menanamkan penguatan karakter, ketahanan mental, serta kedisiplinan belajar. Lingkungan belajar yang kondusif, budaya kompetisi sehat, serta dukungan orang tua menjadi faktor penting dalam membangun kesiapan peserta didik menghadapi seleksi nasional yang semakin kompetitif.
Kepala madrasah, Hartiningsih, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kolaborasi seluruh ekosistem pendidikan dan rida Allah SWT. “Ini adalah buah dari kerja bersama, peserta didik yang tekun, guru dan tendik yang berdedikasi, serta dukungan penuh orang tua. Strategi yang kami bangun tidak instan, tetapi melalui proses panjang yang terarah dan berkelanjutan,” ujarnya.
Seiring dengan capaian tersebut, Penerimaan Murid Baru (PMBM) Gelombang 1 MAN 2 Yogyakarta Tahun 2026 resmi dibuka, menjadi momentum bagi calon peserta didik untuk bergabung dengan madrasah berprestasi ini. Program PMBM dirancang dengan berbagai jalur seleksi yang memberikan kesempatan luas bagi peserta didik berprestasi akademik maupun nonakademik untuk mengembangkan potensinya secara optimal.
Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) Gelombang I Tahun
Ajaran 2026/2027 secara daring melalui laman resmi
https://pmbm.man2yogyakarta.sch.id
mulai 25 Maret hingga 17 April 2026 pukul 07.00–15.00 WIB. Informasi lengkap
terkait persyaratan, jalur seleksi, hingga tahapan pendaftaran juga dapat
diakses melalui situs resmi madrasah di https://man2yogyakarta.sch.id, serta layanan narahubung yang
disediakan panitia.
Terdapat enam jalur penerimaan yang dibuka, yakni Asrama
Tahfidz, Tahfidz, Kelas Khusus Olahraga (KKO), Akademik/Olimpiade/Riset,
Keterampilan Broadcasting dan Multimedia, serta jalur Afirmasi. Daya tampung
yang disediakan meliputi 15 peserta didik jalur Asrama, 20 jalur Tahfidz, 24
jalur KKO, 43 jalur Akademik/Olimpiade/Riset, 15 jalur Keterampilan, serta 6
jalur Afirmasi.
Panitia juga membuka layanan informasi melalui narahubung
resmi guna memudahkan calon peserta didik dan orang tua. Informasi dapat
diperoleh melalui Admin 1 (0822-2605-0655), Admin 2 (0821-4568-0119), dan Admin
3 (0823-2496-0321) pada jam layanan PMBM.
Dengan rekam jejak prestasi, sistem pembinaan unggul, serta lingkungan belajar yang inspiratif, MAN 2 Yogyakarta semakin mempertegas posisinya sebagai pilihan utama pendidikan menengah. (pusp)
Berikan Komentar