Hangatnya Ramadan di Talakopi, Kebersamaan Kelas XE Tinggalkan Kesan Mendalam

Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) — Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa dalam kegiatan buka puasa bersama yang diselenggarakan oleh kelas XE MAN 2 Yogyakarta di Talakopi. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh antusiasme, menjadi momentum berharga untuk mempererat silaturahmi di bulan suci Ramadan.

Acara diawali dengan tausiyah singkat yang sarat makna, mengajak seluruh peserta didik untuk menjaga kebersamaan, saling menghargai, serta memperkuat ukhuwah islamiyah. Nuansa religius berpadu dengan keakraban, menciptakan suasana yang tidak hanya khidmat tetapi juga menyentuh.

Momen berbuka puasa menjadi bagian yang paling dinantikan. Seluruh peserta didik duduk bersama, menikmati hidangan sederhana yang terasa istimewa karena diliputi kebersamaan. Canda tawa dan obrolan hangat mengalir, menghadirkan kenangan yang tak mudah dilupakan.

Salah satu peserta didik mengungkapkan bahwa kegiatan ini memiliki makna tersendiri. “Nanti kelas XI kami sudah berbeda kelas dengan jurusan masing-masing. Kesempatan buka bersama ini selain menjalin keakraban juga sebagai kenangan kekompakan kami di kelas XE,” ujarnya.

Wali Kelas XE, Winda Hastuti, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang berbuka bersama, tetapi juga sarana pembentukan karakter dan penguatan hubungan emosional antar peserta didik. Ia berharap kebersamaan yang terbangun dapat terus terjaga meskipun nantinya mereka berada di kelas dan jurusan yang berbeda.

“Momentum seperti ini sangat penting untuk menanamkan nilai kebersamaan, empati, dan saling menghargai. Harapannya, anak-anak tetap menjaga silaturahmi, saling mendukung, dan membawa nilai-nilai kebaikan ini dalam perjalanan mereka ke depan,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, hubungan antar peserta didik kelas XE diharapkan semakin erat dan harmonis. Kebersamaan yang terjalin tidak hanya menjadi kenangan indah di bulan Ramadan, tetapi juga menjadi fondasi kuat dalam membangun persaudaraan di lingkungan madrasah.

Kegiatan sederhana ini menjadi bukti bahwa kebahagiaan tidak selalu hadir dari hal besar, melainkan dari momen kebersamaan yang tulus dan penuh makna.(Winda Hastuti)


Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
wa Chat via WhatsApp