Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) — Keberadaan kantin di lingkungan madrasah bukan sekadar ruang transaksi pangan, melainkan bagian strategis dari pendidikan karakter, kesehatan, dan kepedulian lingkungan. Komitmen inilah yang ditegaskan MAN 2 Yogyakarta dalam kegiatan Seleksi dan Sosialisasi Calon Tenant Kantin Sehat MANDAYA yang digelar pada Kamis (08/01/2026) di Ruang GCB.
Kegiatan
ini menjadi momentum penting untuk menyamakan visi antara madrasah dan calon
penyewa kantin agar pengelolaan kantin sejalan dengan arah kebijakan madrasah
sebagai madrasah Adiwiyata yang mengedepankan nilai ekoteologi, yakni kesadaran
bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab spiritual dan
moral.
Dalam
sambutannya, Kepala MAN 2 Yogyakarta, Hartiningsih, S.Pd., M.Pd., menegaskan
bahwa kantin memiliki peran sentral dalam menciptakan lingkungan madrasah yang
bersih, indah, dan nyaman.
“Kantin
bukan hanya tempat makan, tetapi bagian dari wajah madrasah. Dari kantin, kita
mendidik siswa tentang pola hidup bersih, sehat, dan bertanggung jawab terhadap
lingkungan,” tegasnya.
Lebih
lanjut, ia menjelaskan bahwa pengelolaan sampah di MAN 2 Yogyakarta dilakukan
secara mandiri oleh unit kantin, dengan sistem pemilahan sejak sumbernya.
Sampah organik dan anorganik dipisahkan secara konsisten, sementara pengolahan
lanjutan dapat bersinergi dengan Bank Sampah MAN 2 Yogyakarta. Skema ini tidak
hanya menekan volume sampah, tetapi juga menanamkan nilai edukatif tentang
ekonomi sirkular kepada seluruh warga madrasah.
Untuk
menjaga mutu dan tata kelola, madrasah menetapkan sejumlah aturan dan tata
tertib Kantin Sehat MANDAYA yang wajib dipatuhi bersama. Aturan tersebut
mencakup kebersihan, keamanan pangan, pengemasan ramah lingkungan, serta
komitmen menjaga etika pelayanan. Kerja sama dengan tenant kantin dituangkan
dalam kontrak yang berlaku selama satu tahun setelah penandatanganan, sebagai
bentuk profesionalisme dan evaluasi berkala.
Agenda
kegiatan meliputi penyampaian kebijakan dan aturan baru pengelolaan kantin
sehat, seleksi calon tenant melalui presentasi usulan menu dan proposal, serta
diskusi dan tanya jawab. Proses seleksi ini memastikan bahwa makanan yang
disajikan tidak hanya lezat dan terjangkau, tetapi juga sehat, aman, dan
mendukung tumbuh kembang peserta didik.
Hadir
dalam kegiatan tersebut Hartiningsih, S.Pd., M.Pd. selaku Kepala Madrasah, Isti
Wahyuni, S.E., M.M. selaku Kepala Tata Usaha, Fajar Basuki Rahmat selaku Ketua
Koperasi Rizki Barokah, serta Umi Solikatun sebagai Sekretaris Koperasi, dan Wakaur Kehumasan Rita Setowati, S.Pd, M.Pd. Adapun
calon tenant yang mengikuti seleksi antara lain Dian, Kholis, Al Zaenal, Winda,
Siti Muslimah, Lastri, Nung Hidayati, dan Yani Nur Fadilah.
Melalui
Kantin Sehat MANDAYA, MAN 2 Yogyakarta menegaskan bahwa kantin adalah ruang
edukasi nyata, tempat nilai kesehatan, kebersihan, kemandirian pengelolaan
sampah, dan spiritualitas lingkungan bertemu dalam praktik sehari-hari.
Inisiatif ini memperkuat posisi MAN 2 Yogyakarta sebagai madrasah yang tidak
hanya unggul secara akademik, tetapi juga konsisten membangun budaya hidup
sehat, berkelanjutan, dan berkesadaran ekologis. (pusp)
Berikan Komentar