Kepak Perkutut Warnai Milad ke-76 MAN 2 Yogyakarta, Ekoteologi Dihidupkan dari Halaman Madrasah

Foto prosesi pelepasan burung perkutut dalam rangka Milad ke-76 MAN 2 Yogyakarta

Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) – Perayaan Milad ke-76 MAN 2 Yogyakarta berlangsung meriah dengan balutan kegiatan edukatif, religius, dan kepedulian terhadap lingkungan. Selasa (01/09/2026), salah satu momen yang mencuri perhatian adalah prosesi pelepasan burung perkutut, yang menjadi simbol penghormatan terhadap alam sekaligus ikhtiar madrasah merawat ragam hayati yang menjadi bagian dari identitas Yogyakarta. Ditengah kemeriahan hari jadi, kepakan sayap burung perkutut seolah membawa pesan sederhana bahwa rasa syukur kepada Allah juga dapat diwujudkan melalui tindakan nyata menjaga kehidupan di sekitar.

Kepala MAN 2 Yogyakarta, Hartiningsih, S,Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut memadukan nilai teologis berupa keimanan dengan kepedulian ekologis sebagai bentuk tanggung jawab manusia terhadap alam. “ Prosesi pelepasan burung ini menjadi bagian dari implementasi ekoteologi yang terus dikembangkan MAN 2 Yogyakarta dalam membangun karakter warga madrasah yang peduli terhadap lingkungan. Kegiatan ini juga memadukan nilai teologis (iman) dengan kepedulian lingkungan (ekologi),” ungkapnya.

Pemilihan burung perkutut juga memiliki makna tersendiri karena burung tersebut lekat dengan kehidupan dan budaya masyarakat Yogyakarta. Pelepasan ke alam menjadi simbol memberikan ruang bagi makhluk hidup untuk berkembang secara bebas sekaligus mengajak peserta didik memahami bahwa kelestarian lingkungan membutuhkan kepedulian yang dimulai dari hal-hal sederhana. Bagi keluarga besar MAN 2 Yogyakarta, perkutut yang kembali mengepakkan sayapnya menjadi pengingat bahwa menjaga alam bukan sekadar slogan, melainkan bagian dari pembentukan karakter dan pengamalan nilai keagamaan.

Kemeriahan Milad ke-76 tidak berhenti pada prosesi pelepasan burung, tetapi juga diwarnai berbagai kegiatan yang mempererat kebersamaan keluarga besar madrasah. Kepala madrasah, guru, pegawai, komite, pimpinan pamong praja satu atap dan luar atap, serta ratusan peserta didik turut larut dalam rangkaian perayaan yang diisi pentas seni teater, perlombaan antarkelas, hingga bakti sosial kepada masyarakat. Beragam kegiatan tersebut menjadi ruang untuk merayakan perjalanan madrasah sekaligus menumbuhkan rasa syukur atas berbagai prestasi dan kontribusi yang telah ditorehkan.

Melalui perayaan Milad ke-76, MAN 2 Yogyakarta ingin menunjukkan bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman langsung yang menyentuh kehidupan. Pelepasan burung perkutut menjadi pesan humanistik bahwa setiap makhluk memiliki hak untuk hidup dan manusia memiliki tanggung jawab untuk menjaga keseimbangan alam sebagai bagian dari amanah Tuhan. Melalui langkah ini, MAN 2 Yogyakarta diharapkan dapat menginspirasi sekolah lain untuk terus menanamkan karakter peduli lingkungan berbasis nilai-nilai keagamaan kepada generasi muda.(afw)


Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
wa Chat via WhatsApp