Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) – Momentum terima SK Ketua MGMP PJOK MA DIY berlanjut dalam pengelolaan organisasi profesi
guru PJOK. Rabu (15/4/2026), ketua MGMP PJOK MA DIY periode 2025–2028, Isnan
Aziz Hisbullah, S.Pd., M.Or., menegaskan komitmennya untuk menghidupkan kembali
organisasi melalui berbagai program yang langsung menjawab kebutuhan guru PJOK
di Madrasah Aliyah. Hal tersebut disampaikan dalam sambutan perdananya setelah
menerima Surat Keputusan (SK) kepengurusan pada pertemuan MGMP PJOK MA DIY yang
berlangsung di MAN 1 Sleman.
Menurut Isnan, fokus kepengurusan baru bukan sekadar menyusun program
kerja, tetapi menghadirkan aksi nyata yang memberikan manfaat bagi guru maupun
peserta didik. "MGMP ini adalah rumah kita, tempat kita saling isi baterai
dan berbagi peluh. Tugas pertama pengurus baru adalah memastikan tidak ada lagi
guru PJOK yang merasa berjuang sendirian di sekolahnya. Kita hidupkan kembali
forum ini dengan cara-cara yang lebih seru, relevan, dan berdampak,"
ujarnya.
Aktivitas MGMP yang semakin hidup diyakini akan berdampak positif terhadap
proses pembelajaran PJOK di sekolah. Pembelajaran diharapkan tidak hanya
berorientasi pada aktivitas fisik, tetapi juga mampu membangun karakter,
menanamkan sportivitas, serta menjaga kesehatan fisik dan mental peserta didik.
Pengurus baru juga berharap dukungan dari Kelompok Kerja Kepala Madrasah (KKMA)
dan Kementerian Agama agar berbagai program pengembangan guru dapat terlaksana
secara berkelanjutan.(nta)
Berikan Komentar