Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) — Kelas Khusus Olahraga (KKO) kembali membuktikan perannya sebagai kawah candradimuka lahirnya atlet pelajar berprestasi. Melalui sistem pembinaan yang terstruktur, disiplin latihan yang tinggi, serta keseimbangan antara akademik dan olahraga, KKO mampu mengantarkan peserta didik menembus kompetisi bergengsi hingga tingkat nasional.
Prestasi membanggakan tersebut ditorehkan oleh Anezca Aurelia Shalehah, peserta didik kelas X F (KKO), yang berhasil meraih Juara 3 tingkat pada kategori kelas junior +66 putri cabang olahraga karate dalam ajang POPDA DIY 2026. Kejuaraan ini berlangsung pada 2–3 Mei 2026 di Gedung Bumiputra dan diikuti oleh atlet-atlet pelajar terbaik dari berbagai daerah.
Dalam kompetisi yang berlangsung ketat, Anezca tampil penuh determinasi. Ia mampu menunjukkan teknik yang matang, kecepatan, serta ketangguhan mental dalam menghadapi setiap pertandingan hingga akhirnya berhasil mengamankan posisi di podium. Capaian ini sekaligus mempertegas konsistensinya sebagai atlet muda yang terus berkembang.
Keberhasilan tersebut tidak lepas dari latihan yang disiplin serta dukungan lingkungan KKO yang kondusif. Dengan kemampuan mengelola waktu antara tuntutan akademik dan latihan intensif, Anezca menunjukkan bahwa prestasi dapat diraih melalui kerja keras dan komitmen yang kuat.
Kepala MAN 2 Yogyakarta, Hartiningsih, S.Pd., M.Pd., didampingi Wakaur Kesiswaan Leni, S.Si, M.Pd menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. “Prestasi ini menjadi bukti bahwa peserta didik KKO mampu bersaing di tingkat nasional. Kami bangga atas kerja keras dan semangat juang yang ditunjukkan Anezca,” ungkapnya.
Ia juga berharap capaian ini menjadi motivasi bagi peserta didik lainnya. “Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi siswa lain untuk terus berusaha dan berani meraih mimpi. Kami optimistis, dengan pembinaan yang berkelanjutan, prestasi hingga tingkat internasional bukanlah hal yang mustahil,” tambahnya.
Prestasi yang diraih Anezca Aurelia Shalehah menjadi bukti nyata bahwa KKO bukan hanya wadah pengembangan bakat, tetapi juga ruang lahirnya karakter juara. Dari kelas X F, langkah menuju panggung yang lebih tinggi terus terbuka, membawa harapan, semangat, dan kebanggaan bagi madrasah serta Indonesia. (pusp)
Berikan Komentar