Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) - Program Baca, Balik, Cerita (Calita) di MAN 2 Yogyakarta kembali menghadirkan kisah literasi dari siswa melalui pengalaman membaca novel Hujan karya Tere Liye. Kali ini, Yola Ziferlin Y, siswi kelas XII B, membagikan kesan dan pesan yang diperolehnya setelah menyelami kisah dalam novel tersebut. Review disampaikan bersama Pustakkawan MAN 2 Yogyakarta Nuryanti A.Md. kegiatan dilaksanakan Selasa(06/10/2026) pukul 10.00 WIB.
Novel Hujan
mengisahkan perjalanan Lail yang berusaha berdamai dengan luka dan trauma masa
lalu. Dalam perjalanannya, Lail bertemu dengan seseorang yang membantunya
menemukan kembali kekuatan untuk bangkit dan melanjutkan hidup. Bagi Yola,
kisah tersebut memberikan perasaan senang karena tokoh Lail mampu bangkit dari
luka dan kesedihan yang pernah dialaminya.
“Jangan terus
mengingat masa lalu yang buruk karena dapat membuat kita stres dan
overthinking. Bangkitlah dari kesedihan dan keterpurukan dan teruslan semangat
untuk hidup yang lebih baik,” ungkap Yola mengenai pesan moral yang Ia dapatkan
dari novel tersebut.
Sementara itu,
Nuryanti, mengatakan bahwa pengalaman membaca seperti yang dibagikan Yola
menunjukkan bahwa sebuah buku tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga dapat
menjadi ruang refleksi bagi pembacanya.
“Melalui Calita,
kami ingin mendorong siswa bukan hanya membaca, tetapi juga menemukan makna
dari setiap bacaan dan membagikannya kepada orang lain. Kisah dalam Hujan
mengajarkan bahwa luka masa lalu tidak harus menjadi alasan untuk berhenti
melangkah,” ujar Nuryanti.
Melalui Baca,
Balik, Cerita (Calita), MAN 2 Yogyakarta terus menghidupkan budaya membaca
dengan memberikan ruang kepada siswa untuk berbagi pengalaman, pesan, dan
inspirasi dari buku yang telah mereka baca. Dari sebuah buku, lahir cerita;
dari sebuah cerita, tumbuh inspirasi untuk terus melangkah. (nur)