Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) - Kejujuran, kepedulian, kesabaran, dan kemampuan untuk tidak menilai seseorang hanya dari masa lalunya menjadi pelajaran yang membekas bagi Lintang Masayu Syarifa setelah menyelesaikan novel Janji karya Tere Liye. Kisah yang dibalut perjalanan hidup dan berbagai ujian itu membuat Lintang tidak hanya menikmati cerita, tetapi juga menemukan nilai-nilai kehidupan di dalamnya.
Siswi kelas XI C
MAN 2 Yogyakarta tersebut membagikan pengalaman membacanya melalui program
CALITA (Baca Balik Cerita) di Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta. Bagi Lintang,
perjalanan tokoh-tokoh dalam Janji menghadirkan banyak hal yang dapat
direnungkan, terutama tentang bagaimana seseorang menghadapi kehidupan dan
berbagai ujian yang datang.
Salah satu
karakter yang paling menarik perhatian Lintang adalah Bahar. Ia melihat Bahar
sebagai sosok yang tidak mudah putus asa. Keteguhan Bahar dalam menghadapi
berbagai keadaan menjadi bagian cerita yang menurut Lintang paling menarik dan
memberikan inspirasi.
Dari novel
tersebut, Lintang menemukan beberapa pesan moral penting. Ia belajar untuk
selalu berkata jujur, memiliki kepedulian terhadap orang lain, bersabar dalam
menghadapi ujian, serta tidak mudah memberikan penilaian kepada seseorang hanya
berdasarkan masa lalunya.
“Setelah membaca
Janji, saya merasa lebih memahami bahwa setiap orang mempunyai perjalanan
hidupnya masing-masing. Kita tidak boleh menilai seseorang hanya dari masa
lalunya,” ungkap Lintang.
Pustakawan MAN 2
Yogyakarta, Nuryanti A. Md, mengaku tersentuh mendengar refleksi Lintang
setelah membaca buku tersebut. Menurutnya, kemampuan siswa menangkap pesan
moral dari sebuah novel menunjukkan bahwa kegiatan membaca dapat menjadi sarana
untuk belajar memahami kehidupan dan sesama.
“Cerita Lintang
menunjukkan bahwa sebuah buku bisa memberikan pelajaran yang jauh lebih luas
daripada sekadar jalan cerita. Ketika siswa mampu menemukan nilai tentang
kejujuran, kepedulian, kesabaran, dan tidak menghakimi orang lain, di situlah
literasi benar-benar memberi makna,” kata Nuryanti.
Bagi Lintang,
membaca Janji menjadi pengalaman yang menarik dan membuatnya excited mengikuti
perjalanan cerita hingga akhir. Ia tidak hanya menemukan karakter Bahar yang
pantang menyerah, tetapi juga membawa pulang pesan untuk menjadi pribadi yang
lebih sabar, peduli, dan bijaksana dalam melihat kehidupan.
Melalui CALITA
(Baca Balik Cerita) Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta terus menghadirkan ruang bagi
siswa untuk berbagi pengalaman membaca. Buku yang telah selesai dibaca tidak
berhenti sebagai cerita di dalam halaman, tetapi kembali hadir dalam bentuk
gagasan, refleksi, dan cerita yang menginspirasi pembaca lainnya. (nur)