Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) — Kegiatan Literasi Baca Balik Cerita kembali dilaksanakan di Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta. Senin (10/08/2026) pukul 10.10 WIB, Raissa Putri Endina, siswa kelas XII G, melakukan review buku Bandit-Bandit Berkelas karya Tere Liye bersama Pustakawan MAN 2 Yogyakarta, Nuryanti, A.Md.
Dalam
kegiatan tersebut, Endina bercerita tentang kisah para tokoh yang memiliki
latar belakang dan karakter yang beragam. Cerita tidak hanya menghadirkan
berbagai persoalan dan konflik, tetapi juga mengajak pembaca memahami arti
kepercayaan, kesetiaan, perjuangan, dan pilihan dalam menjalani kehidupan.
Endina
mengungkapkan bahwa kisah dalam buku tersebut memberikan banyak pelajaran
tentang bagaimana seseorang menghadapi persoalan dan konsekuensi dari setiap
keputusan yang diambil. Menurutnya, kepercayaan merupakan sesuatu yang harus
dijaga karena sekali dikhianati, tidak mudah untuk mendapatkannya kembali.
Pelajaran
yang dapat diambil Endina adalah jangan berkhianat karena pengkhianatan dapat
membuat orang lain kehilangan kepercayaan. Selain itu, Ia juga belajar untuk
tetap semangat dalam menjalani kehidupan meskipun menghadapi berbagai persoalan
dan tantangan.
“Jangan
berkhianat karena akan membuat orang tidak percaya lagi. Tetap semangat dalam
menjalani kehidupan,” ujar Endina.
Pustakawan
MAN 2 Yogyakarta, Nuryanti, A.Md., mengapresiasi Endina yang mampu menemukan
nilai kehidupan dari buku yang dibacanya. Menurutnya, kemampuan siswa dalam
mengambil pelajaran dari sebuah bacaan menunjukkan bahwa kegiatan literasi tidak
berhenti pada aktivitas membaca, tetapi juga menjadi proses untuk memahami dan
merefleksikan kehidupan.
“Buku
dapat menjadi cermin kehidupan. Dari cerita dan konflik yang dialami para
tokohnya, siswa dapat belajar tentang kepercayaan, pilihan, tanggung jawab, dan
bagaimana menghadapi kehidupan dengan tetap memiliki semangat,” tutur Nuryanti.
Kegiatan
Literasi Baca Balik Cerita di Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta menjadi wadah bagi
siswa untuk menyampaikan kembali pengalaman membaca sekaligus menemukan makna
yang relevan dengan kehidupan mereka. Melalui kegiatan ini, Perpustakaan terus
mendorong siswa untuk tidak hanya membaca buku, tetapi juga berpikir,
bercerita, dan mengambil pelajaran dari setiap kisah yang mereka baca. (nur)
Berikan Komentar