Literasi Berbasis Digital di MAN 2 Yogyakarta Kian Berkembang dengan Edoo Library

Yogyakarta – Upaya meningkatkan budaya literasi di kalangan siswa terus dilakukan oleh MAN 2 Yogyakarta. Salah satu inovasi yang kini menunjukkan perkembangan positif adalah pemanfaatan aplikasi perpustakaan digital Edoo Library sebagai sarana pendukung kegiatan membaca dan belajar siswa.


Melalui platform digital ini, siswa dapat mengakses berbagai koleksi buku secara praktis kapan saja dan di mana saja. Kehadiran Edoo Library menjadi solusi atas keterbatasan akses buku fisik sekaligus menjawab tantangan era digital yang menuntut kemudahan dan kecepatan dalam memperoleh informasi.


Kegiatan sosialisasi penggunaan aplikasi perpustakaan digital Edoo Library di gelar pada Jumat, 17 April 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan literasi digital siswa sekaligus mengenalkan akses baca yang lebih praktis dan modern.

Sosialisasi tersebut diikuti oleh para siswa dengan pendampingan langsung dari wali kelas serta pendamping literasi. Dalam kegiatan ini, siswa diperkenalkan cara mengakses aplikasi, mencari buku digital, hingga memanfaatkan berbagai fitur yang tersedia di dalam Edoo Library.


Pihak madrasah menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mendorong minat baca siswa melalui pemanfaatan teknologi. Dengan adanya pendampingan dari wali kelas dan pendamping literasi, diharapkan siswa dapat lebih mudah memahami penggunaan aplikasi serta termotivasi untuk memanfaatkannya secara maksimal.


Selama kegiatan berlangsung, siswa tampak antusias mengikuti setiap sesi sosialisasi. Mereka juga diberi kesempatan untuk langsung mencoba aplikasi melalui perangkat masing-masing, sehingga dapat merasakan pengalaman membaca digital secara langsung.

Kepala madrasah Hartiningsih, S.Pd . M.Pd menyampaikan bahwa penggunaan aplikasi ini merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam mengembangkan literasi berbasis teknologi. “Kami ingin membangun budaya membaca yang tidak hanya bergantung pada perpustakaan konvensional, tetapi juga memanfaatkan teknologi digital agar lebih menarik dan relevan bagi siswa,” ujarnya.


Para siswa pun menyambut positif inovasi ini. Mereka merasa lebih termotivasi untuk membaca karena tampilan aplikasi yang menarik serta kemudahan dalam mencari bahan bacaan sesuai minat. Selain itu, fitur pencarian dan koleksi buku yang beragam membuat kegiatan literasi menjadi lebih menyenangkan.


Guru-guru di MAN 2 Yogyakarta juga turut memanfaatkan Edoo Library dalam proses pembelajaran. Mereka mengintegrasikan sumber bacaan digital sebagai referensi tambahan untuk memperkaya materi yang diajarkan di kelas.

Dengan adanya perpustakaan digital ini, diharapkan minat baca siswa terus meningkat dan mampu membentuk generasi yang cerdas, kritis, serta melek teknologi. MAN 2 Yogyakarta pun berkomitmen untuk terus mengembangkan inovasi literasi guna mendukung kualitas pendidikan yang lebih baik di masa depan.


Kegiatan sosialisasi penggunaan aplikasi perpustakaan digital Edoo Library di gelar pada Jumat, 17 April 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan literasi digital siswa sekaligus mengenalkan akses baca yang lebih praktis dan modern.

Sosialisasi tersebut diikuti oleh para siswa dengan pendampingan langsung dari wali kelas serta pendamping literasi. Dalam kegiatan ini, siswa diperkenalkan cara mengakses aplikasi, mencari buku digital, hingga memanfaatkan berbagai fitur yang tersedia di dalam Edoo Library.


Pihak madrasah menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mendorong minat baca siswa melalui pemanfaatan teknologi. Dengan adanya pendampingan dari wali kelas dan pendamping literasi, diharapkan siswa dapat lebih mudah memahami penggunaan aplikasi serta termotivasi untuk memanfaatkannya secara maksimal.


Selama kegiatan berlangsung, siswa tampak antusias mengikuti setiap sesi sosialisasi. Mereka juga diberi kesempatan untuk langsung mencoba aplikasi melalui perangkat masing-masing, sehingga dapat merasakan pengalaman membaca digital secara langsung. Kepala madrasah Hartiningsih, S.Pd . M.Pd menyampaikan bahwa penggunaan aplikasi ini merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam mengembangkan literasi berbasis teknologi. “Kami ingin membangun budaya membaca yang tidak hanya bergantung pada perpustakaan konvensional, tetapi juga memanfaatkan teknologi digital agar lebih menarik dan relevan bagi siswa,” ujarnya.


Para siswa pun menyambut positif inovasi ini. Mereka merasa lebih termotivasi untuk membaca karena tampilan aplikasi yang menarik serta kemudahan dalam mencari bahan bacaan sesuai minat. Selain itu, fitur pencarian dan koleksi buku yang beragam membuat kegiatan literasi menjadi lebih menyenangkan.

Guru-guru di MAN 2 Yogyakarta juga turut memanfaatkan Edoo Library dalam proses pembelajaran. Mereka mengintegrasikan sumber bacaan digital sebagai referensi tambahan untuk memperkaya materi yang diajarkan di kelas.


Dengan adanya perpustakaan digital ini, diharapkan minat baca siswa terus meningkat dan mampu membentuk generasi yang cerdas, kritis, serta melek teknologi. MAN 2 Yogyakarta pun berkomitmen untuk terus mengembangkan inovasi literasi guna mendukung kualitas pendidikan yang lebih baik di masa depan. (Nusriyah)


Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
wa Chat via WhatsApp