Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) - Program literasi di MAN 2 Yogyakarta terus dikembangkan secara inovatif dan relevan dengan kebutuhan zaman. Jumat (8/5/2026), peserta didik kelas XI mengikuti kegiatan literasi kelas yang dipusatkan di ruang kelas masing-masing dengan pendampingan guru literasi. Kegiatan ini tidak hanya menumbuhkan budaya membaca, tetapi juga memperkuat pemahaman peserta didik tentang literasi finansial dan pasar modal syariah.
Kepala Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta, Sri Narwanti, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan literasi dilaksanakan secara terpadu melalui beberapa agenda utama. Peserta didik memperoleh motivasi dan materi sharing mengenai literasi finansial, kemudian meminjam serta membaca satu judul buku di perpustakaan, lalu menuliskan refleksi hasil bacaan melalui Google Form yang telah disediakan. Program “satu bulan satu judul buku” menjadi bagian dari upaya membangun kebiasaan membaca secara konsisten di kalangan peserta didik.
Materi literasi finansial yang disampaikan menekankan pentingnya menjadi investor cerdas melalui konsep “Paham, Punya, dan Pantau”. Peserta didik diajak memahami tujuan investasi, mengenali profil risiko dan return, serta memahami bisnis dan keuangan sebelum berinvestasi. Selain itu, mereka juga dikenalkan pentingnya memilih perusahaan investasi terpercaya, menjaga keamanan rekening investasi, hingga rutin memantau perkembangan pasar modal.
Dalam kegiatan tersebut, peserta didik juga mendapatkan pengenalan mengenai pasar modal syariah sebagai aktivitas pasar modal yang berjalan sesuai prinsip Islam. Materi menegaskan bahwa praktik pasar modal syariah harus terbebas dari unsur riba, gharar, dan maysir, serta memastikan objek transaksi bersifat halal. Edukasi ini dinilai penting untuk membangun kesadaran finansial yang sehat sekaligus menanamkan nilai-nilai keislaman dalam pengelolaan keuangan sejak dini.
Kegiatan literasi kelas XI didampingi guru-guru yang telah dibagi sesuai kelas, di antaranya Wisang dan Nafiatur Rokhmah di XI A, Puji Marwanto dan Achmad Syukron Abidin di XI B, Rahmat P dan Umi Solikatun di XI C, hingga Harun dan Larissa di XI H. Pendamping turut memotivasi peserta didik agar aktif berdiskusi dan mampu mengambil hikmah dari bahan bacaan maupun materi finansial yang dipelajari.
Melalui kegiatan ini, madrasah berharap budaya literasi tidak hanya berhenti pada kemampuan membaca, tetapi juga membentuk generasi yang kritis, cerdas finansial, serta bijak dalam mengambil keputusan ekonomi sesuai prinsip syariah. Program tersebut menjadi salah satu langkah nyata MAN 2 Yogyakarta dalam menyiapkan generasi muda yang literat, adaptif, dan berkarakter di tengah tantangan era modern. (pusp)
Berikan Komentar