Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) - MAN 2 Yogyakarta kembali membuka Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) Jalur Tahfidz Terpadu Tahun Ajaran 2026/2027, menghadirkan konsep pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik dan keagamaan, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan zaman melalui sistem multi tipologi.
Berlokasi di pusat Kota Yogyakarta, tepatnya di Jalan KH. Ahmad Dahlan No.130, madrasah ini menjadi pilihan strategis bagi calon peserta didik yang ingin berkembang secara menyeluruh. Tidak hanya belajar di kelas, peserta didik diberi ruang luas untuk mengeksplorasi minat dan bakatnya melalui berbagai jalur unggulan.
Salah satu daya tarik utama adalah tipologi akademik telah raih prestasi membanggakan di ajang Olimpiade Sains Nasional, prestasi internasional terbaru, sabet medali perunggu even prestisius dengan penyelenggara UGM.
Bak swalayan berbasis bakat, minat, kompetensi, kebutuhan, pelayanan prima, Mandaya juga plus ketrampilan broadcasting dan film. Pada jalur ini, peserta didik dilatih menjadi kreator konten sejak dini, mulai dari teknik pengambilan gambar, editing video, produksi film pendek, hingga pengelolaan media digital. Program ini sangat relevan di era industri kreatif, bahkan banyak karya peserta didik yang sudah mampu bersaing di berbagai ajang lomba.
Selain itu, terdapat tipologi multimedia yang fokus pada penguasaan teknologi digital, seperti desain grafis, animasi, hingga pengembangan konten visual interaktif. Peserta didik dibekali keterampilan praktis yang dapat menjadi bekal karier di dunia kreatif maupun industri digital yang terus berkembang pesat.
Tak kalah menarik, MAN 2 Yogyakarta juga menghadirkan penguatan bahasa internasional sebagai bagian penting dari multi tipologi. Peserta didik dapat mengembangkan kemampuan bahasa Inggris, Arab, Jepang, dan Jerman secara lebih intensif. Program ini tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga praktik komunikasi aktif, sehingga peserta didik lebih percaya diri dalam berinteraksi di tingkat global.
Bahasa Inggris dan Arab menjadi fondasi utama, baik untuk kebutuhan akademik maupun keagamaan. Sementara itu, bahasa Jepang dan Jerman membuka peluang lebih luas bagi peserta didik untuk melanjutkan studi atau bahkan berkarier di luar negeri. Dengan bekal ini, lulusan MAN 2 Yogyakarta memiliki daya saing global yang semakin kuat.
Kepala MAN 2 Yogyakarta, Hartiningsih, S.Pd., M.Pd., didampingi Wakaur Kesiswaan Leni, S.Si, M.Pd dan Ketua Panitia Harun Ikhwantoro, S.Pd, M.Pd. menegaskan bahwa keberagaman tipologi ini menjadi keunggulan madrasah. “Kami ingin peserta didik tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan nyata sesuai minatnya. Dunia saat ini membutuhkan generasi yang fleksibel dan siap menghadapi perubahan,” ungkapnya.
Melalui Jalur Tahfidz Terpadu, madrasah juga tetap menjaga keseimbangan dengan memberikan penguatan hafalan Al-Qur’an minimal 4 juz sebagai syarat utama. Hal ini menjadi fondasi karakter yang kuat di tengah perkembangan teknologi dan globalisasi.
Pendaftaran dibuka pada 3–5 Maret 2026 melalui Jogja Madrasah Digital (JMD), dengan proses seleksi ketat dan kuota terbatas.
Dengan kombinasi akademik, riset, tahfidz, olahraga, seni, broadcasting, multimedia, hingga penguasaan bahasa internasional, MAN 2 Yogyakarta hadir sebagai madrasah masa depan yang tidak hanya mencetak lulusan cerdas, tetapi juga siap bersaing di dunia global.
Bagi calon peserta didik, inilah saatnya memilih tempat belajar yang tidak hanya mengajar, tetapi juga membuka jalan menuju masa depan, kuota sangat terbatas, dapat akses di https://pmbm.jogjamadrasahdigital.net/, tutorial pendaftaran, simak di
https://www.youtube.com/shorts/jfmyqhrxtEg (pusp)
Berikan Komentar