Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) - Kontingen MAN 2 Yogyakarta tampil gemilang dan keluar sebagai juara umum dalam Kejurkot Pencak Silat Antar Pelajar Kota Yogyakarta 2026 yang berlangsung pada 21–23 Januari 2026 di Graha Wana Bhakti Yasa, Yogyakarta.
Kejuaraan
yang diikuti sekitar 379 atlet pelajar dari berbagai jenjang pendidikan SD
hingga SMK ini diselenggarakan oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota
Yogyakarta sebagai bagian dari pembinaan prestasi dan mental atlet muda di
bidang olahraga pencak silat. (Sumber: portaljogja.pikiran_rakyat.com)
Gelar
juara umum ditopang oleh raihan lima medali emas, masing-masing dipersembahkan
oleh Almira Nadin Falisha (Tanding Kelas F Putri Remaja), Nashwa Fajriyah
Ramadhani (Tanding Kelas A Putri Remaja), Talita Afifah Amjad (Tanding Kelas E
Putri Remaja), Damar Kemuning Kunthi Martanto (Tanding Kelas C Putri Remaja),
serta Zulfikar Faizul Azzam (Jurus Baku Tunggal Putra Remaja). Selain itu, MAN
2 Yogyakarta juga meraih dua medali perak; Quinsha Khumaira (Tanding Kelas B
Putri Remaja), Luqman hafidz asy'ari /XIC (Tanding Kelas D Putra Remaja), dan
dua medali perunggu, melengkapi dominasi perolehan medali pada ajang tersebut diraih
Rifat Afdhal asy syafiq (Tanding Kelas C
Putra Remaja), dan Vitaniar Novariza Putri Leandyc/X-E (Jurus Baku Tunggal
Putri Remaja).
Prestasi
istimewa ditorehkan oleh Damar Kemuning Kunthi Martanto, yang tidak hanya
meraih juara pertama, tetapi juga dinobatkan sebagai Pesilat Terbaik Putri
Remaja Kejurkot Pencak Silat Kota Yogyakarta 2026. Penampilan Damar dinilai
unggul dari sisi teknik, ketenangan bertanding, serta konsistensi performa
sejak babak awal hingga final.
Dalam
keterangannya, Damar menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia
menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari latihan disiplin dan
dukungan penuh dari pelatih, madrasah, serta keluarga. “Prestasi ini menjadi
amanah dan motivasi bagi saya untuk terus berlatih, meningkatkan kemampuan, dan
membawa nama MAN 2 Yogyakarta ke level yang lebih tinggi,” ujarnya.
Sepanjang
kejuaraan, para pesilat MAN 2 Yogyakarta tampil konsisten, disiplin, dan penuh
kepercayaan diri. Kematangan teknik, ketangguhan mental, serta strategi
bertanding yang tepat menjadi kunci keberhasilan dalam menghadapi persaingan
ketat antarperguruan dan sekolah. Capaian ini menegaskan efektivitas pembinaan
pencak silat di MAN 2 Yogyakarta yang dijalankan secara terstruktur dan
berkelanjutan.
Pelatih
pencak silat MAN 2 Yogyakarta, Yoga dan Viko, menyampaikan apresiasi atas kerja
keras seluruh atlet. Menurut mereka, keberhasilan meraih juara umum dan
predikat pesilat terbaik merupakan buah dari proses panjang yang dijalani
dengan konsisten. “Kami menanamkan kedisiplinan, sportivitas, dan mental juara
sejak latihan. Hasil ini adalah kerja tim,” ungkap Yoga. Senada dengan itu,
Viko menambahkan bahwa prestasi ini diharapkan menjadi pijakan untuk pembinaan
berkelanjutan menuju ajang yang lebih tinggi.
Kepala
MAN 2 Yogyakarta, Hartiningsih, S.Pd., M.Pd., didampingi Wakaur Kesiswaan Leni,
S.Si, M.Pd, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para atlet dan
pelatih. Ia menegaskan bahwa prestasi ini bukan semata tentang kemenangan,
tetapi juga pembentukan karakter unggul, disiplin, tangguh, dan berakhlak mulia,
yang menjadi ruh pendidikan di madrasah.
Pencak silat dikenal tidak hanya sebagai olahraga bela diri, tetapi juga sebagai wadah pembentukan karakter disiplin, sportivitas, keberanian, dan pengendalian diri, nilai-nilai luhur yang sering dikedepankan dalam budaya dan pendidikan generasi muda.
Keberhasilan
meraih juara umum Kejurkot Pencak Silat Kota Yogyakarta 2026 diharapkan menjadi
pemantik semangat bagi seluruh peserta didik untuk terus berprestasi, baik di
bidang akademik maupun nonakademik. MAN 2 Yogyakarta berkomitmen melanjutkan
pembinaan secara sistematis dan berkelanjutan agar prestasi ini tidak berhenti
di tingkat kota, tetapi mampu menembus ajang yang lebih tinggi, sekaligus
membawa nama madrasah dan Kota Yogyakarta semakin harum di kancah regional dan
nasional bahkan internasional. (pusp)
Berikan Komentar