MAN 2 Yogyakarta Sabet WBK KemenPANRB, Bidik WBBM



Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) – Gemuruh rasa syukur, bangga, dan semangat memenuhi ruang Broadcasting MAN 2 Yogyakarta saat mengikuti Anugerah SAKIP dan Award Tahun 2025 melalui zoom meeting, yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB), Rabu (12/02/2026). Momentum tersebut menjadi tonggak penting bagi MAN 2 Yogyakarta yang resmi berpredikat WBK (Wilayah Bebas dari Korupsi) dan menyatakan kesiapan melangkah menuju WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani).

Di bawah kepemimpinan Kepala MAN 2 Yogyakarta, Hartiningsih, S.Pd., M.Pd., didampingi Kepala Tata Usaha sekaligus Ketua Tim Zona Integritas Isti Wahyuni, S.E., M.M., dan Komite dengan ketuanya Drs, H. Nur Abadi, M.SI., serta jajaran tim sukses Zona Integritas, seluruh hadirin berdiri tegap saat lagu Indonesia Raya berkumandang. Perjuangan panjang membangun tata kelola yang akuntabel dan pelayanan prima akhirnya berbuah manis.

Anugerah SAKIP dan Zona Integritas 2025 mengusung tema “Transformasi Akuntabilitas dan Integritas Menuju Indonesia Emas 2045.” Menteri PANRB, Rini Widyantini, S.H., MPM dalam arahannya menegaskan pentingnya penguatan integritas, akuntabilitas kinerja, serta reformasi pelayanan publik berbasis teknologi.

Sementara itu, Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan, Prof. Erwan Agus Purwanto, memaparkan capaian reformasi birokrasi nasional. Indeks Reformasi Birokrasi tahun 2025 meningkat menjadi 71,83, Indeks Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) mencapai 66,42, serta Indeks Kepuasan Masyarakat Nasional naik menjadi 89,11. Capaian ini menunjukkan konsistensi pemerintah dalam memperkuat tata kelola yang bersih dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Secara nasional, pada 2025 tercatat 297 unit kerja meraih predikat WBK/WBBM (204 WBK dan 108 WBBM), melibatkan 24 Kementerian/Lembaga, 117 pemerintah kabupaten/kota, serta ratusan unit kerja lainnya. MAN 2 Yogyakarta menjadi bagian dari unit kerja yang berhasil menorehkan prestasi tersebut.

Hartiningsih menegaskan bahwa predikat WBK bukanlah garis akhir, melainkan titik awal untuk penguatan budaya integritas yang berkelanjutan.

“Predikat WBK ini adalah amanah. Kami berkomitmen memperkuat tata kelola digital, meningkatkan transparansi, serta memastikan setiap layanan pendidikan berjalan cepat, responsif, dan bebas dari praktik korupsi. MAN 2 Yogyakarta siap melangkah menuju WBBM,” tegasnya.

Komitmen tersebut selaras dengan arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai reformasi birokrasi yang responsif, percepatan implementasi kebijakan, penguatan koordinasi antarlembaga, efektivitas anggaran, serta pemberantasan korupsi dan kebocoran anggaran.

Perjalanan reformasi birokrasi nasional yang dimulai sejak Grand Design Reformasi Birokrasi Nasional (2010–2025) kini memasuki fase baru 2025–2029 dengan fokus pada Digital Governance sebagai fondasi Human-Based Governance. MAN 2 Yogyakarta merespons agenda tersebut melalui penguatan layanan berbasis teknologi, transparansi administrasi, serta peningkatan kualitas pelayanan publik pendidikan.

Ketua Tim Zona Integritas, Isti Wahyuni, menambahkan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja kolektif seluruh civitas madrasah.

“Zona Integritas bukan sekadar dokumen administratif, melainkan budaya kerja. Kami memastikan pengelolaan keuangan, layanan akademik, hingga administrasi berjalan akuntabel dan terukur,” ujarnya.

Sebagai fondasi kelembagaan, MAN 2 Yogyakarta membentuk Tim Kerja Pembangunan Zona Integritas yang menjadi motor penggerak reformasi birokrasi madrasah. Tim ini bekerja secara kolaboratif lintas unit dan fungsi agar implementasi ZI berjalan terarah, konsisten, dan berkelanjutan.

Dalam struktur tim, Hartiningsih, S.Pd., M.Pd., bertindak sebagai penanggung jawab dengan Isti Wahyuni, S.E., M.M., sebagai ketua. Peran sekretariat diemban Umi Solikatun, S.Pd., dan Siti Nur Suciowati, S.HI., yang mengoordinasikan administrasi, dokumentasi, serta sinkronisasi lintas bidang.

Setiap koordinator bidang menjalankan tugas dengan dukungan aktif para staf dalam tim manajemen sehingga program berjalan efektif dan saling terintegrasi. Fajar Basuki Rahmat, S.Ag. memimpin Bidang Manajemen Perubahan untuk menguatkan budaya kerja dan internalisasi nilai integritas.

Leni, S.Si,M.Pd., mengoordinasikan Bidang Penataan Tatalaksana dengan fokus pada penyempurnaan SOP, digitalisasi layanan, dan keterbukaan informasi publik. Pada aspek sumber daya manusia, Fajar Rahmadi, M.Sc., mengawal penataan sistem manajemen SDM, sementara Eva Fadilah, M.Acc., memimpin Bidang Penguatan Akuntabilitas agar perencanaan dan pelaporan kinerja konsisten.

Penguatan pengawasan dan pencegahan KKN dikoordinasikan Sri Narwanti, S.Pd, M.Pd.,sedangkan peningkatan mutu layanan publik dikomandoi Rita Setyowati, S.Pd, M.Pd., melalui penguatan standar layanan, budaya pelayanan prima, dan survei kepuasan masyarakat. Adapun Agen Perubahannya, Umi Solikatun, S.Pd, Siti Nur Suciowati, S.HI, dan Wisang Liyen Permanasari, S.Pd.

Dengan raihan WBK ini, MAN 2 Yogyakarta menegaskan diri sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga dalam tata kelola yang bersih dan melayani. Langkah menuju WBBM menjadi komitmen berikutnya, demi menghadirkan layanan pendidikan yang semakin profesional, transparan, dan berintegritas. (pusp)


Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
wa Chat via WhatsApp