Menebar Ikhlas Menguatkan Ukhuwah: Semangat Gotong Royong Warga MAN dalam Perayaan Idul Adha

Yogyakarta ( MAN 2 YOGYAKARTA) - Esensi ibadah qurban tidak hanya sekadar ritual keagamaan, melainkan sebuah filosofi luar biasa tentang keikhlasan dan kepedulian sosial yang membawa sukacita bagi seluruh umat manusia. Semangat inilah yang terpancar jelas di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) saat menggelar kegiatan penyembelihan hewan qurban baru-baru ini.


Dengan mengusung tema “Menebar Ikhlas, Menguatkan Ukhuwah”, MAN menyembelih satu ekor lembu. Kegiatan ini menjadi momentum berharga untuk mempererat tali silaturahmi dan menumbuhkan jiwa gotong royong di lingkungan madrasah.


Seluruh warga madrasah, mulai dari jajaran guru, tenaga kependidikan (tendik), hingga para siswa terlibat aktif sejak awal acara. Mereka bahu-membahu mulai dari proses penyembelihan, pengulitan, pemotongan daging, hingga pendistribusian.


Daging qurban tersebut dibagikan kepada warga masyarakat sekitar madrasah serta para tukang becak yang kerap beroperasi di lingkungan sekolah. Wajah-wajah bahagia dan penuh syukur tampak menghiasi prosesi pembagian paket daging tersebut. Untuk menambah kemeriahan dan menyemarakkan syiar ibadah qurban, pihak madrasah menggelar lomba memasak antar-kelas.


Dalam lomba ini, madrasah memfasilitasi bahan utama berupa daging qurban, sementara bumbu rahasia dan kreativitas penghias sajian (garnish) diserahkan sepenuhnya kepada kemandirian kelas masing-masing. Tantangan memasak dibagi berdasarkan tingkatan kelas: Kelas X, Ditantang menyajikan menu Gulai yang kaya rempah sedangkan Kelas XI, Berkompetisi mengolah daging menjadi Tongseng yang gurih dan lezat.


Salah satu sorotan menarik datang dari Kelas Khusus Olahraga. Terbiasa dengan atmosfer kerja sama tim di lapangan, para siswa kelas ini langsung membagi tugas secara taktis sesuai dengan keahlian masing-masing tanpa komando yang rumit. Ada yang fokus meracik bumbu, mengolah daging, hingga menata hidangan agar estetik. "Bagi kami, piala atau status juara itu bonus. Poin utamanya adalah kebersamaan dan bagaimana kami bisa menyatukan kekompakan," ujar salah satu perwakilan siswa Kelas Khusus Olahraga.

Melalui modal gotong royong dan soliditas yang tinggi, Kelas Khusus Olahraga berhasil menyabet Juara 2 dalam kompetisi memasak tersebut. Hasil ini menjadi bukti nyata bahwa kerja sama yang solid adalah kunci utama menuju kesuksesan bersama.

Kegiatan perayaan Idul Adha di MAN ini sukses berjalan dengan lancar. Bukan hanya sekadar kenyang menyantap hidangan, tetapi seluruh warga madrasah pulang dengan membawa esensi qurban yang sesungguhnya: keikhlasan yang menebar manfaat dan ukhuwah yang semakin kuat. (Dhe Narko)


Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
wa Chat via WhatsApp