Menemukan Jalan Kejujuran, Alya Zhafirah Putri Petik Pesan Moral dari Novel Selamat Tinggal

Alya Zhafirah Putri Meriview Buku Bersama Nuryanti A.Md dan Clarissa Wibowo

Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) — Kejujuran menjadi kunci hidup yang berkah dan menenangkan. Pesan itulah yang disampaikan Alya Zhafirah Putri, siswi kelas XII-B MAN 2 Yogyakarta, saat mengulas novel Selamat Tinggal karya Tere Liye bersama Pustakawan Nuryanti A.Md. dan Clarissa Syafiya Wibowo kelas XII B, Jumat (23/10/2026) pukul 12.30 WIB di Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta.

Alya Zhafirah Putri menceritakan kisah Sintong Tinggal, mahasiswa sastra yang mengalami dilema moral karena bekerja di toko buku bajakan demi bertahan hidup. Perjalanan hidup Sintong berubah ketika ia menemukan jejak karya sastrawan legendaris Sutan Pane yang menginspirasinya untuk meninggalkan dunia ilegal, menyelesaikan studi, dan menjalani hidup dengan jujur.

“Jangan menjual barang ilegal agar hidup lebih berkah dan tenang. Uang yang kita hasilkan juga harus halal,” ungkap Alya Zhafirah Putri saat menyampaikan pesan moral novel tersebut.

Nuryanti mengaku senang menyimak ulasan Alya Zhafirah Putri karena cerita yang disampaikan mengandung pelajaran penting tentang integritas dan keberanian memilih jalan yang benar. “Melalui buku, siswa belajar bahwa kejujuran bukan sekadar kata-kata, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan sehari-hari,” tuturnya.

Alya Zhafirah Putri mengatakan, novel tersebut mengajarkannya untuk tidak menghalalkan segala cara demi mendapatkan uang. Sementara itu, Clarissa Syafiya Wibowo yang turut menyimak ulasan tersebut mengungkapkan bahwa cerita Selamat Tinggal mengingatkan pembaca akan pentingnya menghargai karya orang lain dan memilih penghasilan yang halal.

“Menurut saya, novel ini mengajarkan kita untuk selalu menjunjung kejujuran dan tidak merugikan orang lain demi keuntungan pribadi. Hidup dengan cara yang halal akan membuat hati lebih tenang,” ujar Clarissa Wibowo

Melalui program CALITA (Baca Balik Cerita), Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta terus menumbuhkan budaya literasi dengan mengajak siswa membaca, menceritakan kembali isi buku, menyampaikan pesan moral, serta berbagi inspirasi. Dengan demikian, membaca bukan sekadar menambah pengetahuan, tetapi juga menjadi jalan untuk membangun karakter dan menanamkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan. (nur)


Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
wa Chat via WhatsApp