Mengenal Diri melalui MBTI, Jihan Keisha Anjali Temukan Karakter Dirinya dalam Sebuah Buku di Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta

Jihan Keisha Anjali Merivew Buku Bersama Nuryanti A.Md

Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) – Setiap manusia memiliki karakter yang berbeda. Perbedaan tersebut menjadi hal menarik untuk dipelajari karena dapat membantu seseorang mengenali dirinya, memahami orang lain, sekaligus mengetahui cara mengembangkan potensi yang dimiliki.

Hal inilah yang menarik perhatian Jihan Keisha Anjali, siswi kelas XB MAN 2 Yogyakarta. Melalui buku Kepribadian Berdasarkan MBTI karya Kim Sona. Jihan mendapatkan pengalaman membaca yang membuatnya semakin mengenal karakter dirinya. Jihan meriview buku bersama Pustakawan MAN 2 Yogyakarta Nuryanti A.Md. Kegiatan dilaksanakan pada hari Senin (05/10/2026) pukul 09.50 WIB di Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta.

Dalam buku tersebut, pembaca diajak mengenal berbagai tipe kepribadian berdasarkan MBTI (Myers-Briggs Type Indicator). Jihan pun menemukan bahwa dirinya termasuk dalam kategori ESTJ, salah satu tipe kepribadian yang memiliki karakteristik tersendiri.

Jihan mengaku senang selama membaca buku tersebut. Baginya, mengetahui tipe kepribadian menjadi pengalaman menarik karena membuatnya dapat melihat karakter diri dari sudut pandang yang berbeda.

“Selama membaca saya merasa senang karena jadi lebih mengetahui berbagai tipe kepribadian, termasuk kepribadian diri saya sendiri,” ungkap Jihan.

Lebih dari sekadar mengetahui tipe kepribadian, Jihan memperoleh pesan penting bahwa setiap karakter memiliki kelebihan dan kekurangan. Pengetahuan tersebut dapat menjadi bahan evaluasi untuk mengembangkan potensi sekaligus memperbaiki sisi diri yang masih perlu ditingkatkan.

Menurut Jihan, memahami kepribadian membuat seseorang tidak hanya mengenali kelebihannya, tetapi juga lebih sadar terhadap kekurangan yang dimiliki sehingga dapat berusaha menjadi pribadi yang lebih baik.

Pustakawan MAN 2 Yogyakarta, Nuryanti A.Md, mengapresiasi pengalaman membaca Jihan. Menurutnya, buku dengan tema pengembangan diri dapat menjadi bacaan reflektif bagi siswa karena mengajak mereka mengenal diri dan melakukan evaluasi secara positif.

“Mengenal diri merupakan bagian penting dalam proses bertumbuh. Ketika siswa mengetahui kelebihan dan kekurangannya, mereka memiliki kesempatan untuk mengembangkan potensi sekaligus memperbaiki hal-hal yang masih perlu ditingkatkan,” tutur Nuryanti.

Pengalaman Jihan menjadi salah satu cerita literasi dalam gerakan Baca, Balik, Cerita (CALITA) di MAN 2 Yogyakarta. Melalui gerakan ini, siswa tidak hanya diajak membaca buku, tetapi juga mengembalikan buku yang telah selesai dibaca dan membagikan cerita maupun pengetahuan yang diperoleh.

CALITA — Cinta Membaca, Bercerita, dan Menginspirasi Sesama menjadi ruang bagi warga madrasah untuk saling berbagi pengalaman membaca. Dari cerita Jihan, satu pesan sederhana kembali mengemuka: mengenal diri adalah langkah awal untuk terus bertumbuh dan menjadi pribadi yang lebih baik. (nur)

 


wa Chat via WhatsApp