YOGYAKARTA (MAN 2 YOGYAKARTA) - Layanan Bimbingan dan Konseling kembali menjadi sorotan dlam upaya peningkatan mutu pendidikan di sekolah umum termasuk di dalamnya madrasah. Layanan BK dinilai berperan penting dalam membantu murid menimbnag capaian prestasinya dari waktu ke waktu. Membaca prestasi belajar buka sekedar membaca angka-angka dalam raport tetapi membaca perolehan prestasi tiap mapelnya membandingkan hasil tersebut dengan teman sekelas atau teman satu angkatan sekaligus merefleksikan apakah capaian itu sepadan dan usaha yang dilakukan. Analisis atau intepretasi ini menggugah semangat belajar murid dengan cara yang lebih elegan dan tentunya obyektif dan terukur.
Pemahaman yang diperoleh dalam sebuah sesi konseling akademik-karir ini akan menentukan takaran seberapa besar energi yang diperoleh untuk mencapai prestasi selanjutnya. Sebagai ilustrasi Abdul dari kelas XI Kurikulum Merdeka program peminatan soshum dengan prestasi akademik peringkat 4 dari dari 86 murid (3,4 %) dengan prestasi tertinggi pada mata pelajaran Ekonomi, Sosiologi, Sejarah dan PPKN. Sampai dengan tiga semester ia belum pernah mendapatkan prestasi dalan perlombaan apapun. Abdul mengaku gelisah jalur apa yang akan ia ikuti dan apa yang harus ia lakukan untuk memperbaiki persiapannya.
Melalui sesi konseling diperoleh kesimpulan bahwa dengan peroleh prestasi itu ia memeliki beberapa peluang diantaranya SNBP (40% terbaik), SPAN PTKIN (raport aman 5 semester), PBU UGM (15% terbaik), SNBT, UMPTKIN, Seleksi Mandiri Prestasi. Sejumlah peluang itu masih menuntut adanya dukungan belajar lebih fokus agar dapat mematangkan prestasi belajar di semester selanjutnya, memilih mata pelajaran TKA yang sesuai kemampuan dan peluang yang mendukung pilihan program studi di jalur SNBP, memilih dan mengikuti perlombaan yang berpeluang juara 1, 2, dan 3. Fokus tersebut yang menjadi rencana aksi yang menentukan seberapa besar energi dan komitmen prestasinya.
Analisis ini diukur dengan bantuan instrumen akademik dari kurikulum dan catatan prestasi dari CV dan Comulatif record yang menjadi data induk layanan BK. Murid yang mengikuti konseling Akademik ini mengaku sangat terbantu mengarahkan semangat dan rencana aksi harian mereka untuk jauh kembali menjadi murid yang berprestasi dan siap melanjutnya studi. Umi Solikatun Guru BK yang rutin memnggunakan instrumen tersebut juga merasa lebih mudah dalam menjalin raport dan konseling demi konseling di MAN 2 Yogyakarta. Satu sinergi yang apik dan dinamis dari kurikulum dan BK dalam pemanfaatan data untuk layanan pendidikan madrasah. (Sol)
Berikan Komentar