Menjaga Cahaya Al-Qur’an: Tradisi Khataman Unik Kelas XA MAN 2 Yogyakarta

Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) - Di tengah padatnya aktivitas belajar, kelas XA MAN 2 Yogyakarta menghadirkan sebuah tradisi yang menyejukkan hati: program khataman Al-Qur’an yang dilaksanakan secara rutin setiap satu bulan sekali. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana ibadah, tetapi juga bentuk komitmen bersama dalam menjaga kedekatan dengan Al-Qur’an di tengah kesibukan sebagai pelajar.

Berbeda dari kegiatan khataman pada umumnya, program kelas X.A ini memiliki pola yang unik dan fleksibel. Setiap siswa mendapatkan bagian bacaan (maqra’) yang dibaca secara mandiri di rumah. Dengan pembagian tersebut, seluruh siswa berkontribusi dalam menyelesaikan bacaan Al-Qur’an secara kolektif sepanjang bulan. Meski dilakukan secara individu, semangat kebersamaan tetap terjaga melalui tanggung jawab yang sama.

Menjelang akhir bulan, suasana kebersamaan itu mencapai puncaknya. Seluruh siswa berkumpul di kelas untuk melaksanakan doa khataman bersama. Dalam suasana khidmat, lantunan doa dipanjatkan sebagai ungkapan syukur atas selesainya tilawah Al-Qur’an. Momen ini menjadi refleksi spiritual yang mempererat ikatan antarsiswa sekaligus menumbuhkan rasa kebersamaan yang mendalam.

Wali kelas XA, Yuni Fatmawati, M.Pd.I, menyampaikan bahwa program ini dirancang agar siswa dapat membiasakan diri berinteraksi dengan Al-Qur’an tanpa merasa terbebani. “Dengan membaca di rumah, siswa bisa menyesuaikan waktu masing-masing. Lalu di akhir bulan, kita satukan dalam doa bersama sebagai bentuk kebersamaan dan rasa syukur,” ujarnya.

Bagi para siswa, kegiatan ini memberikan pengalaman yang berkesan. Selain melatih kedisiplinan dalam membaca Al-Qur’an, mereka juga merasakan ketenangan batin dan kebahagiaan saat mengikuti doa bersama. “Walaupun bacanya sendiri di rumah, tapi pas doa bersama rasanya seperti menyelesaikan sesuatu yang besar bareng-bareng,” ungkap salah satu siswa.

Program khataman ini pun menjadi bukti bahwa keterbatasan waktu bukanlah penghalang untuk tetap dekat dengan Al-Qur’an. Dengan konsep yang sederhana namun penuh makna, kelas XA MAN 2 Yogyakarta berhasil menghadirkan harmoni antara tanggung jawab pribadi dan kebersamaan.

Di balik rutinitas bulanan ini, tersimpan harapan besar: agar setiap ayat yang dibaca tidak hanya berhenti di lisan, tetapi juga meresap ke dalam hati dan tercermin dalam kehidupan sehari-hari. (Yuni Fatmawati) 


Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
wa Chat via WhatsApp