Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota
Yogyakarta menggelar rapat koordinasi kedua Tim Penggerak Ekoteologi. Kamis
(9/7/2026), pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam memantapkan arah
pelaksanaan program Ekoteologi melalui pembahasan struktur kepengurusan,
program kerja, Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja (RAPB), milestones,
serta sistem evaluasi. Seluruh agenda tersebut disiapkan sebagai acuan
pelaksanaan program selama dua tahun mendatang.
Tim Penggerak Ekoteologi Kota Yogyakarta yang mengikuti rapat terdiri atas
Ustadz Muhammad Ulin Nuha, S.Ag., M.Pd. dari Pondok Pesantren Harun
Asy-Syafi'iy, Lia Karlina, S.Ag. dari Kantor Urusan Agama (KUA) Mergangsan,
serta Erny Sambaroroh, S.Ag. dari MAN 2 Yogyakarta. Kehadiran para anggota tim
mencerminkan sinergi lintas satuan kerja dan lembaga pendidikan di lingkungan
Kementerian Agama. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat implementasi
program Ekoteologi secara menyeluruh.
Rapat dipimpin oleh Lipur selaku Kepala Seksi Kepegawaian dan dihadiri oleh
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta, Kepala Seksi Pondok Pesantren,
Kepala Subbagian Tata Usaha, Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS), serta
Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Dikmad). Kehadiran para pimpinan menunjukkan
komitmen bersama dalam mengawal pelaksanaan program Ekoteologi agar berjalan
secara terarah, terukur, dan berkelanjutan. Dukungan dari seluruh unsur di
lingkungan Kementerian Agama menjadi modal penting dalam mewujudkan program
yang berdampak nyata.
Melalui koordinasi kedua ini, Tim Penggerak Ekoteologi diharapkan mampu
menyusun langkah-langkah strategis sebagai fondasi pelaksanaan program selama
dua tahun ke depan. Sinergi antarunsur di lingkungan Kementerian Agama
diharapkan semakin memperkuat implementasi nilai-nilai Ekoteologi dalam
berbagai program kerja. Dengan demikian, upaya pelestarian lingkungan yang
selaras dengan nilai-nilai keagamaan dapat diwujudkan secara berkelanjutan dan
memberikan manfaat bagi masyarakat luas.(ern)