Yogyakarta
(MAN 2 Yogyakarta) – Santri Boarding MAN 2 Yogyakarta menggelar doa bersama warga sekitar
sebagai wujud syukur dan ikhtiar spiritual dalam menyambut hunian baru asrama
santri. Selasa (13/01/2026), kegiatan
yang berlangsung khidmat ini menjadi momentum mempererat tali silaturahmi
antara madrasah dan masyarakat, sekaligus meneguhkan nilai-nilai kebersamaan,
toleransi, dan harmoni sosial. Acara doa bersama dilaksanakan di lingkungan
hunian baru boarding MAN 2 Yogyakarta dan dihadiri oleh para santri, pengasuh
boarding, jajaran guru, komite madrasah, tokoh masyarakat, serta warga setempat.
Kepala MAN 2 Yogyakarta, Hartiningsih, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya
menyampaikan bahwa keberadaan hunian baru boarding bukan hanya fasilitas fisik,
tetapi juga ruang pembinaan karakter dan spiritualitas santri. “Hunian baru ini
kami harapkan menjadi rumah kedua bagi santri untuk belajar hidup mandiri,
disiplin, dan menumbuhkan sikap saling menghormati. Dengan doa bersama dalam
relokasi hunian baru ini, bisa menjadi ikhtiar batin agar keberadaan kami
memberi manfaat dan kebaikan bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.
Tokoh masyarakat setempat menyambut positif relokasi santri boarding MAN
2 Yogyakarta ke hunian baru tersebut pasca musibah kebakaran. Suasana kebersamaan semakin terasa saat acara
ditutup dengan ramah tamah sederhana. Senyum dan sapa hangat terjalin, menandai
awal harmonisasi antara hunian baru santri boarding MAN 2 Yogyakarta dan warga
sekitar. Melalui doa bersama ini, MAN 2 Yogyakarta meneguhkan komitmennya untuk
terus merajut harmoni, menjadikan madrasah sebagai pusat pendidikan yang
berakar kuat pada nilai religius dan sosial kemasyarakatan.(cio)
Berikan Komentar