Sleman (MAN 2 Yogyakarta) — Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Biologi Madrasah Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar kegiatan berbagi praktik baik (sharing) terkait strategi sukses masuk perguruan tinggi pada Kamis, 9 April 2026. Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai di Dapoer Kanjeng Mami, Jl. Palem Hijau, Cokro Konteng, Sidoarum, Kapanewon Godean, Kabupaten Sleman.
Kegiatan ini diikuti oleh guru-guru biologi madrasah dari berbagai wilayah di DIY dengan penuh antusias. Fokus utama diskusi adalah berbagi trik dan tips dalam mendampingi siswa agar berhasil lolos ke perguruan tinggi melalui berbagai jalur seleksi, seperti SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi), SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes), SPAN-PTKIN, serta Ujian Mandiri di masing-masing perguruan tinggi.
Diskusi dipimpin langsung oleh Ketua MGMP Biologi Madrasah DIY, Kurnia Panca Dewi, M.Pd., yang memfasilitasi jalannya sharing pengalaman dari para guru. Dalam forum tersebut, para peserta saling bertukar strategi, mulai dari pemetaan potensi siswa, penguatan nilai rapor, strategi pemilihan program studi, hingga pendampingan intensif dalam menghadapi ujian berbasis tes.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin saling belajar dan berbagi praktik terbaik agar siswa madrasah memiliki peluang lebih besar untuk diterima di perguruan tinggi negeri maupun keagamaan,” ungkapnya.
Selain itu, dibahas pula pentingnya kolaborasi antara guru, siswa, dan orang tua dalam menentukan jalur seleksi yang tepat. Para peserta juga menyoroti perlunya pemanfaatan data dan rekam jejak alumni sebagai bahan pertimbangan dalam strategi pendampingan siswa.
Suasana diskusi berlangsung interaktif dan penuh semangat, mencerminkan komitmen para guru dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan di madrasah, khususnya dalam mendukung keberhasilan siswa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan MGMP Biologi Madrasah DIY semakin solid dalam berbagi inovasi dan strategi, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan angka keberhasilan siswa madrasah dalam menembus perguruan tinggi.
Berikan Komentar