Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) — Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Fikih–Ilmu Fikih Madrasah Aliyah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar kegiatan Syawalan pada Rabu, 08 April 2026 bertempat di rumah makan ayam goreng Bugisan Kasihan Bantul DIY. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh khidmat dan kehangatan, menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus meningkatkan semangat keilmuan para guru Fikih di lingkungan madrasah.
Acara Syawalan ini menghadirkan narasumber Ustadz H. Maimun, S.Ag., yang menyampaikan tausiyah bertema penguatan nilai-nilai keikhlasan, kebersamaan, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai pendidik. Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya menjaga niat dalam mengajar sebagai bentuk ibadah serta peran strategis guru Fikih dalam membentuk karakter peserta didik yang berakhlak mulia.
“Kegiatan Syawalan bukan hanya tradisi saling memaafkan, tetapi juga menjadi sarana refleksi diri untuk menjadi pribadi dan pendidik yang lebih baik,” ujar beliau di hadapan peserta.
Selain tausiyah, acara juga diisi dengan sesi ramah tamah dan saling bermaafan antar anggota MGMP. Suasana kekeluargaan sangat terasa, mencerminkan semangat ukhuwah Islamiyah yang kuat di antara para guru.
Ketua MGMP Fikih–Ilmu Fikih MA DIY dalam sambutannya menyampaikan harapan agar kegiatan ini dapat memperkuat sinergi dan kolaborasi antar guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Fikih di madrasah. Ia juga mengajak seluruh anggota untuk terus berinovasi dan adaptif terhadap perkembangan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan para guru Fikih di DIY semakin solid, profesional, dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mencetak generasi yang berilmu dan berakhlak. (Rahmat Ph)
Berikan Komentar