Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta), 24 Juni 2026 – Musyawarah Guru Mata Pelajaran Geografi Madrasah Aliyah Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar pertemuan rutin di Aula Kanwil Kemenag Provinsi D.I.Y, Rabu 24 Juni 2026. Agenda utama yang dibahas adalah pemanfaatan alat hitung kalkulator ilmiah sebagai strategi meningkatkan kualitas pembelajaran materi Pembelajaran Geografi
Pertemuan yang dihadiri ±21 guru Geografi MA se-DIY ini dibuka oleh Ketua MGMP MA Geografi Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Dalam sambutannya beliau menekankan pentingnya literasi numerasi di pelajaran Geografi. “Soal OSN dan AKM Geografi sekarang banyak hitungan magnitudo, skala peta, kemiringan lereng, kondisi udara, proyeksi penduduk, titik henti dan materi lainnya. Kalau siswa mahir kalkulator, waktu ujian bisa dipakai buat analisis, bukan kejebak hitungan,” ujarnya.
Narasumber dari tim inti MGMP mempraktikkan 3 trik kalkulator yang langsung bisa dipakai di kelas:
1. Konversi satuan cepat* untuk soal magnitudo dan energi gempa
2. Hitung titik henti* pakai fungsi akar
3. Rumus proyeksi penduduk* tanpa error logaritma dan pangkat
Para guru juga menyepakati pembuatan “Modul ajar dengan menggunakan alat bantu pembelajaran berupa Kalkulator” yang sudah diujicobakan beberapa madrasah. Modul ini dipadukan dengan nilai Panca Cinta Tanah Air dan Lingkungan agar siswa tidak hanya pintar hitung, tapi juga peduli dampak bencana geosfer terhadap tanah airnya.
Ketua MGMP Geografi MA DIY, Bapak Andi Hidayat S.Pd, menutup pertemuan dengan target: Juli 2026 semua MA di DIY sudah punya bank soal hitungan Geografi berbasis kalkulator. “Target kita sederhana: anak DIY nggak takut lagi lihat soal hitungan OSN Geografi,” tegasnya.
Pertemuan ditutup dengan praktik bersama dan penyusunan modul ajar. (Retno Wulandari)
Berikan Komentar