Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) – Pembiasaan yaumiyah kembali mewarnai
aktivitas peserta didik MAN 2 Yogyakarta melalui pelaksanaan salat Zuhur
berjamaah yang dilanjutkan dengan kultum di Masjid Miftahul Jannah madrasah. Kamis
(16/07/2026), kegiatan yang menjadi bagian dari penguatan karakter religius
tersebut berlangsung khidmat dengan menghadirkan Muhammad Iqbal Ramadhan, siswa
kelas XI A sekaligus Rois Corps Mubaligh ARMIFTADA (CM ARMIFTADA), sebagai
penyampai kultum. Mengusung tema "Menjaga Akhlak di Era Digital",
Iqbal mengajak seluruh warga madrasah untuk menjadikan akhlak mulia sebagai
pedoman dalam memanfaatkan teknologi dan media sosial.
Dalam penyampaiannya, Iqbal menegaskan bahwa perkembangan teknologi digital
telah memberikan banyak kemudahan dalam kehidupan, tetapi juga menghadirkan
tantangan yang tidak ringan bagi generasi muda. ”Setiap unggahan, komentar,
maupun pesan yang disampaikan di media digital mencerminkan karakter dan
kepribadian seseorang. Oleh karena itu, saya mengingatkan agar peserta didik
senantiasa berpikir sebelum berbicara atau menulis, sehingga tidak mudah
menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya maupun menyakiti orang lain
melalui media sosial,” jelasnya.
Ajakan ini menjadikan nilai-nilai Islam sebagai kompas dalam berinteraksi
di dunia digital. Pentingnya menjaga lisan, meskipun dalam bentuk tulisan,
karena setiap perkataan dan perbuatan akan dimintai pertanggungjawaban di
hadapan Allah Swt. Media sosial seharusnya menjadi sarana menyebarkan
inspirasi, ilmu pengetahuan, dan kebaikan, bukan ruang untuk saling mencela,
menyebarkan kebencian, ataupun memperkeruh persaudaraan.
Kegiatan kultum ini menjadi salah satu bentuk implementasi pembiasaan
yaumiyah yang secara konsisten dilaksanakan di MAN 2 Yogyakarta sebagai upaya
membangun karakter peserta didik. Melalui program tersebut, siswa tidak hanya
dibiasakan melaksanakan ibadah berjamaah, tetapi juga diberikan kesempatan
untuk melatih kemampuan berdakwah, kepemimpinan, komunikasi, serta kepercayaan
diri di hadapan jamaah. Peran aktif CM ARMIFTADA dalam mengisi kultum menjadi
wadah pembinaan kader mubaligh muda yang siap menjadi teladan di lingkungan
madrasah maupun masyarakat.(cio)
Berikan Komentar